Tampilkan postingan dengan label Minuman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Minuman. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Juli 2013

Ini alasan tak boleh minum saat sedang makan

ilustrasi minum air.
Meneguk air saat tengah makan tampaknya tak berbahaya, justru terasa membantu ketika ada makanan yang tersendat di tenggorokan. Namun tahukan Anda bahwa minum air saat tengah makan bisa berakibat buruk bagi pencernaan dan kesehatan?

Konselor makrobiotik Shonali Sabherwal menjelaskan bahwa minum saat sedang makan bisa menghambat pencernaan dan meningkatkan tingkat insulin dengan cepat. Hal ini tentunya bisa berbahaya, terutama jika Anda adalah penderita diabetes atau memiliki penyakit pencernaan.

"Sebagian orang tak tahu betapa salahnya praktik ini dan apa yang bisa diakibatkannya pada pencernaan mereka. Ketika tubuh mulai menerima makanan, sistem pencernaan melepaskan cairan pencernaan. Jika Anda minum air di saat yang sama, Anda akan menipiskan cairan pencernaan dan menghambat kinerjanya," ungkap Sabherwal, seperti dilansir oleh Times of India (29/07).

Penelitian menunjukkan bahwa minum sedikit air saat makan mungkin tak menjadi masalah, namun minum segelas atau dua gelas air bisa menghambat pencernaan. Lebih baik minum air dua jam sebelum atau setelah makan. Ini akan membantu proses pencernaan dan tubuh dalam menyerap nutrisi makanan.

Air yang masuk saat makan akan diserap oleh dinding lambung. Hal ini terus dilakukan hingga air habis. Setelah itu, sistem pencernaan kembali mengeluarkan cairan untuk mencerna makanan, namun lebih tipis sehingga akan menghambat pencernaan.

Selain itu, hal tersebut juga bisa menyebabkan asam meningkat dan rasa mulas. Tak hanya itu, minum air saat makan juga meningkatkan kadar insulin dalam darah dan membuat tubuh lebih cepat menimbun lemak.

Untuk mencegah minum air saat makan, Shaberwal menyarankan agar Anda tidak memakan makanan yang terlalu asin. Makanan asin akan membuat Anda lebih cepat haus dan ingin minum air. Selain itu, jangan makan dengan tergesa-gesa agar makanan tak tersangkut di tenggorokan. Selain itu, lebih banyaklah mengunyah. Ini akan membuat pekerjaan lambung lebih mudah saat mencerna makanan.

Kamis, 04 Juli 2013

Cokelat panas, minuman bernutrisi kaya antioksidan

Ilustrasi cokelat panas.
Cokelat panas bukan cuma lezat, namun juga termasuk minuman bernutrisi yang kaya akan antioksidan. Cokelat panas bisa dibuat dari cokelat batangan yang dilelehkan maupun bubuk cokelat yang diseduh dengan air panas. Keduanya lezat dan sehat, simak selengkapnya kandungan nutrisi dalam cokelat panas selengkapnya seperti yang dilansir dari Mag for Women berikut ini.

AntioksidanKarena berasal dari cokelat, tentu saja minuman yang satu ini mengandung antioksidan tinggi. Bahkan cokelat panas memiliki kandungan antioksidan yang lebih tinggi daripada teh hijau, teh hitam, dan red wine.

FlavonoidFlavonoid adalah nutrisi lain yang terdapat dalam cokelat panas. Fungsi dari flavonoid sendiri di antaranya melancarkan peredaran darah, menurunkan tekanan darah tinggi, dan menyehatkan jantung.

NutrisiBanyak peneliti yang mengaitkan cokelat panas dengan kesehatan jantung. Bahkan minuman ini bisa dibilang sama bernutrisinya dengan air kelapa, susu kedelai, sampai air putih.

LezatCokelat panas paling lezat dinikmati saat udara dingin menyerang, setelah seharian lelah bekerja, atau bersantai di depan televisi. Cokelat panas pun bisa disajikan di pesta dengan menambahkan kayu manis atau susu.

Itulah cokelat panas, minuman bernutrisi yang kaya antioksidan. Nikmati cokelat panas sekarang dan rasakan khasiatnya!

Rabu, 19 Juni 2013

7 Bakteri yang hidup di air minum


Manusia mau tak mau harus hidup berdampingan dengan beragam mikroorgnisme, baik yang kasat mata ataupun yang tidak. Semua jenis air mengandung bakteri dan protozoa sampai batas tertentu. 

Sebagian besar dari mereka mungkin tidak terlalu berbahaya, namun beberapa bisa sangat berbahaya bagi kesehatan Anda, terutama jika air tersebut telah terinfeksi dan tercemar limbah kimia. Berikut adalah tujuh mikroorgnisme yang biasa ditemukan di air, termasuk air minum.

1. Cryptosporidium

 
Cryptosporidium adalah genus protozoa yang dapat menyebabkan penyakit pencernaan seperti diare pada manusia. Kondisi tersebut dikenal sebagai cryptosporidiosis atau serangan diare yang melumpuhkan. Cryptosporidium adalah organisme yang paling sering terisolasi pada pasien HIV positif yang mengalami diare. Cryptosporidium ookista memiliki diameter sekitar 4-6 m.

2. Anabaena


Anabaena hidup di semua waduk air tawar di seluruh dunia, terutama di Australia, Eropa, Asia, Selandia Baru, dan Amerika Utara. Di Australia, bakteri air tawar Anabaena telah ditemukan memproduksi saxitoxins, sejenis neurotoksin yang dapat menyebabkan penyumbatan pernapasan, yang diikuti dengan kematian. Untungnya, cyanobacteria ini adalah salah satu mikroorganisme yang mudah disaring dari air minum.

3. Rotifera


Rotifera adalah mikroorganisme yang relatif umum yang dapat ditemukan di seluruh dunia. Dan mereka juga salah satu dari yang paling umum dari kontaminan air minum. Meskipun hanya tumbuh sebesar 1mm di, yang hampir mikroskopis, namun rotifera tetap dapat dilihat dengan mata telanjang. Beberapa dari mereka berenang, yang lain merangkak, namun tidak satupun dari mereka yang diketahui berbahaya bagi manusia. Dan kabar itu cukup bagus, karena rotifera cukup sering ditemukan dalam air kran.

4. Copepoda


Copepoda adalah kelompok crustacea kecil yang ditemukan di laut dan hampir di setiap habitat air tawar. Beberapa spesies planktonik (melayang di perairan laut), beberapa bentik (hidup di dasar laut), dan beberapa spesies kontinental dapat hidup di habitat limno-terestrial dan tempat-tempat basah lainnya seperti rawa, di bawah daun yang basah, rawa, mata air, kolam dan genangan air.

5. Escherichia coli


Escherichia coli atau biasa disingkat E. coli, adalah bakteri yang umum ditemukan di bawah usus organisme berdarah panas (endotermik). Kebanyakan strain E. coli tidak berbahaya, tetapi beberapa serotipe dari bakteri ini dapat menyebabkan keracunan makanan yang serius pada manusia dan diare akibat kontaminasi makanan. Strain berbahaya ini merupakan bagian dari flora normal usus, dan bisa mendapatkan memberi keuntungan untuk tubuh dengan memproduksi vitamin K2, dan mencegah pembentukan bakteri patogen dalam usus.

6. Naegleria fowleri


Naegleria fowleri adalah organisme yang biasanya ditemukan di air tawar hangat seperti kolam, danau, sungai, dan sumber air panas. Tidak ada bukti bahwa organisme ini hidup di air asin. Ini adalah salah satu jenis amuba dari kelompok Percolozoa atau Heterolobosea. Ini adalah amuba milik kelompok Percolozoa atau Heterolobosea. N. fowleri dapat menyerang sistem saraf manusia. Meskipun hal ini jarang terjadi, infeksi ini dapat menyebabkan kematian korban. Tingkat fatalitas kasus diperkirakan mencapai 98%.

7. Legionella pneumophila


Legionella pneumophila adalah bakteri dari genus Legionella. L. pneumophila adalah bakteri patogen manusia utama di grup ini dan merupakan agen penyebab legionellosis atau penyakit legiuner. Legionellosis adalah istilah medis untuk infeksi pernapasan akut yang disebabkan oleh spesies dari bakteri aerobik milik genus Legionella. Lebih dari 90% kasus legionellosis disebabkan oleh Legionella pneumophila.

Inilah tujuh mikroorganisme yang sering hidup di air, baik itu sumber air bersih ataupun air kotor sekalipun. Jadi, pastikan bahwa air yang Anda minum telah dimasak dengan benar.


Sumber :
http://www.merdeka.com/sehat/7-bakteri-yang-hidup-di-air-minum.html

Senin, 03 Juni 2013

10 Manfaat kopi untuk kesehatan


Kopi biasa digunakan orang untuk memulai hari atau saat mereka membutuhkan lembur. Jarang sekali ada orang yang beranggapan bahwa kopi adalah minuman yang menyehatkan. Padahal kopi bisa memberikan banyak manfaat pada tubuh.

Sebuah penelitian selama 13 tahun pada 402.260 orang yang dilakukan oleh National Cancer Institute menunjukkan bahwa para peminum kopi memiliki risiko kematian yang lebih rendah hingga 16 persen. Meski terlalu banyak minum kopi bisa meningkatkan hormon stres, namun kopi memiliki manfaat yang banyak.

Berikut ini adalah 10 manfaat kopi untuk kesehatan, seperti dilansir oleh Live Strong (21/05).

1. Mencegah batu ginjal

Peneliti di Harvard menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi empat cangkir kopi sehari memiliki risiko batu ginjal 25 persen lebih rendah. Penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya juga menunjukkan hasil yang sama.

2. Mencegah depresi

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam Archives of Internal Medicine tahun 2011 menunjukkan bahwa wanita yang minum dua sampai tiga cangkir kopi setiap hari memiliki risiko 15 persen lebih rendah untuk terkena depresi. Sementara wanita yang minum empat gelas kopi setiap hari memiliki risiko depresi 20 persen lebih rendah.

3. Mempertajam ingatan

Kopi bisa membantu meningkatkan ingatan jangka panjang dan pendek. Dalam sebuah penelitian tahun 2005 yang dilakukan oleh Radiological Society of North America, peneliti menemukan bahwa mengonsumsi dua kopi berkafein bisa meningkatkan ingatan dan kecepatan reaksi seseorang.

Uniknya, penelitian pada tahun 2007 menemukan bahwa wanita yang berusia 65 tahun ke atas dan meminum sekitar tiga cangkir kopi sehari memiliki ingatan yang lebih baik dan tidak menunjukkan penurunan ingatan dibandingkan wanita yang hanya minum satu cangkir kopi setiap hari. Sayangnya hal ini tak berlaku bagi pria.

4. Menurunkan risiko diabetes

Penelitian menemukan bahwa peminum kopi memiliki risiko rendah terkena diabetes tipe 2. Orang yang minum empat cangkir kopi sehari memiliki risiko diabetes tipe 2 50 persen lebih rendah. Hal ini diketahui melalui penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural & Food Chemistry yang diterbitkan pada awal Januari 2012.

5. Menurunkan risiko kanker

Konsumsi kopi diketahui berkaitan dengan penurunan risiko kanker lever, payudara, prostat, dan penyakit yang berkaitan dengan obesitas, estrogen, dan insulin. Sebuah penelitian tahun 2008 di Swedia menemukan bahwa minum dua atau tiga cangkir kopi setiap hari bisa menurunkan risiko atau mencegah kanker payudara.

6. Meningkatkan metabolisme

Kopi berkemungkinan membantu Anda menjaga atau bahkan menurunkan berat badan. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2006 menunjukkan bahwa kopi bisa meningkatkan metabolisme, terutama pada wanita. Kopi biji hijau juga diketahui bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

7. Menurunkan risiko penyakit Parkinson

Journal of the American Medical Association di tahun 2000 menemukan bahwa konsumsi kafein dalam kopi bisa menurunkan risiko terkena Parkinson. Penelitian pada tahun 2010 juga menunjukkan bahwa minum dua hingga tiga cangkir kopi setiap hari bisa menurunkan risiko kena Parkinson hingga 25 persen.

8. Memiliki zat antioksidan

Edward Giovannucci, salah satu peneliti Harvard menunjukkan bahwa kopi memiliki lebih banyak antioksidan dibandingkan kebanyakan sayur dan buah. Faktanya, kopi merupakan sumber antioksidan nomor satu untuk diet ala Amerika.

9. Meningkatkan kinerja

Kopi dan kafein yang terkandung di dalamnya diketahui bisa meningkatkan kinerja dan daya tahan tubuh saat bekerja. Sebuah penelitian tahun 2008 menunjukkan bahwa mengonsumsi kafein sebelum olahraga bisa meningkatkan aktivitas dan lama waktu olahraga.

10. Mencegah gout

Penelitian pada tahun 2007 menunjukkan bahwa pria yang berusia di atas 40 tahun terhindar dari gout dengan seringnya mengonsumsi kopi. Gout bisa terjadi ketika ada peradangan akibat tingginya tingkat asam urat yang mengkristal pada sendi atau jari-jari. Orang yang rajin meminum enam gelas kopi sehari memiliki risiko encok 60 persen lebih rendah.

Itulah beberapa manfaat kesehatan dari kopi. Jangan ragu lagi untuk meminum kopi, namun juga jangan meminum terlalu banyak.


Sumber :
http://www.merdeka.com/sehat/10-manfaat-kopi-untuk-kesehatan.html

Jumat, 31 Mei 2013

Benarkah Kafein Sebabkan Dehidrasi?


Konsumsi kafein selama ini dipercaya dapat menyebabkan dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh. Namun beberapa studi yang dipimpin oleh seorang ilmuan bernama Lawrence Armstrong menyebutkan, kafein tidak terbukti dapat menyebabkan dehidrasi. Kecuali jika Anda meminumnya dalam jumlah berlebihan.

Jumlah yang berlebihan, menurut Armstrong adalah lebih dari 4 cangkir kopi per hari atau 500 mg kafein. Jumlah inilah yang dapat mengakibatkan meningkatnya risiko dehidrasi.

Menurut panduan para ahli dari Mayo Clinic, kafein memiliki sifat diuretik sehingga meningkatkan kebutuhan untuk buang air kecil. Hal inilah yang menyebabkan kafein dapat menyebabkan dehidrasi karena hilangnya cairan saat terlalu banyak mengeluarkan cairan saat buang air kecil.

Selain temuannya mengenai dehidrasi, studi Armstrong menemukan informasi lain yang berkaitan dengan kafein. Studi Armstrong menyatakan, teori yang menyebutkan bahwa kafein menyebabkan ketidakseimbangan cairan tubuh dan elektrolit tidak terbukti, yang mana hal ini mendukung teori sebelumnya bahwa minum kafein menghambat kinerja atlet.

Sebaliknya, konsumsi kafein akan memiliki efek dramatis bagi orang-orang yang tidak terlalu banyak bergerak, karena mereka tidak mengeluarkan keringat cairan sesering atlet.

Sebagai seorang ilmuwan meneliti bidang kinerja manusia dan termoregulasi sejak tahun 1980, Armstrong telah melakukan setidaknya tiga studi yang membantu mendukung fakta bahwa jumlah moderat kafein tidak menyebabkan dehidrasi atau merusak kinerja olahraga.

Dua dari studi muncul dalam Journal of Sport Nutrition and Exercise Metabolism, yaitu penelitian yang berjudul "Caffeine, Body Fluid-Electrolyte Balance, and Exercise Performance" (2002), dan studi  "Fluid, Electrolyte, and Renal Indices of Hydration During 11 Days of Controlled Caffeine Consumption" (2005). Studi ketiga masuk ke dalam "Exercise and Sport Sciences Reviews" dengan judul "Caffeine, Fluid-Electrolyte Balance, Temperature Regulation, and Exercise-Heat Tolerance," (2007). Setiap penelitian membandingkan sekelompok orang yang mengkonsumsi jumlah kafein dengan jumlah yang sudah diatur dengan mereka yang mengkonsumsi plasebo.

Berdasarkan studi Armstrong, kafein pun dapat membuat tubuh untuk membangun toleransi. Maka jika Anda belum terbiasa meminum minuman berkafein, maka tubuh Anda akan sangat sensitif terhadap efeknya, namun seiring Anda meningkatkan intensitas untuk meminum minuman berkafein, maka tubuh pun akan lebih toleran, terutama pada sifat diuretik kafein.

Kendati kafein minum tidak mengakibatkan dehidrasi, kafein masih dapat menyebabkan kegugupan, sulit tidur dan kecemasan. Kopi merupakan salah satu minuman yang paling umum mengandung kafein, tetapi soda dan teh juga termasuk dalam daftar minuman berkafein.
 
Sumber :
http://health.kompas.com/read/2013/03/02/18230332/Benarkah.Kafein.Sebabkan.Dehidrasi.

Rabu, 22 Mei 2013

Beda manfaat kopi dan teh

Teh dan Kopi
 
Minuman mana yang wajib Anda minum setiap hari, teh atau kopi? Mana yang lebih baik manfaatnya? Yuk, kita bahas tuntas di sini! Umumnya orang sering mengasosiasikan minum teh sebagai minuman untuk menambah tenaga sehingga wajib diminum sebelum beraktivitas, padahal energi tersebut diperoleh dari kalori gula yang ditambahkan pada teh. Bahkan teh juga sering diminum dengan alasan untuk mencegah sakit mencret atau diare. Sebenarnya apa saja manfaat minum teh?

Manfaat Kesehatan Mengonsumsi Teh
 
Teh berasal dari tanaman Camellia sinensis yang diproses dengan cara tertentu untuk menghasilkan berbagai jenis teh. Tak hanya kopi, teh juga mengandung zat kafein. Bahkan dalam jumlah berat yang sama, daun teh kering mengandung lebih banyak kafein daripada kopi. Namun jumlah teh kering yang dibuat menjadi minuman lebih sedikit dibandingkan kopi, sehingga menyebabkan minuman kopi mengandung lebih banyak kafein. Hampir semua jenis teh mengandung antioksidan bernama catechin namun jumlah terbanyak terdapat dalam teh hijau dan teh putih. Teh juga mengandung sedikit zat theobromine dan theophylline yang memiliki sifat hampir sama seperti kafein. Beragam penelitian ilmiah dengan menggunakan teh dan ekstrak teh baik pada hewan maupun manusia menunjukkan manfaat yang positif. 

Beberapa manfaat konsumsi teh diantaranya adalah :
  • Menurunkan level kolesterol jahat (LDL) dan jumlah kolesterol secara keseluruhan sehingga menurunkan risiko penyakit jantung.
  • Mencegah dan menurunkan risiko penyakit kanker payudara terutama teh hijau.
  • Menurunkan risiko kanker liver dan usus karena kandungan catechin terutama dalam teh hijau.
  • Membunuh atau menonaktifkan beberapa jenis virus misalnya virus penyakit Herpes dan virus T1.
  • Menurunkan risiko penyakit Alzheimer dan Parkinson.
  • Mencegah pembekuan darah.
  • Mencegah peradangan dan alergi musiman.

Jenis Teh Terbaik
 
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa teh hijau mengandung lebih banyak zat antioksidan. Namun jika Anda tidak cocok dengan rasanya, memilih minum teh hitam pun Anda akan tetap mendapat asupan antioksidan yang tinggi. Decaffeinated tea (teh bebas kafein) mengandung zat antioksidan (flavonoid) yang lebih rendah. Sementara herbal tea (teh herbal) berisi berbagai macam bahan campuran selain teh seperti akar tanaman, bunga, rempah-rempah, jamu, dan bumbu. Bahkan kadang herbal tea tidak mengandung daun teh sama sekali.

Salah satu cara membuat teh yang terbaik adalah dengan mencampurkan teh dalam air mendidih selama 3-5 menit saja. Sesudah itu kantung teh harus diambil. Jika lebih lama dari 5 menit maka akan menyebabkan rasa teh menjadi lebih pekat. Jika memakai teh tubruk, dianjurkan membuat teh dalam poci yang memiliki wadah teh tubruk terpisah sehingga daun teh bisa segera dibuang jika sudah mencapai lima menit. Jika memilih teh dalam kemasan, pastikan mewaspadai kandungan gulanya yang tinggi.
 
Bagi Penggemar Kopi
 
Kopi berasal dari tanaman Coffea yang terdiri dari berbagai macam jenis. Di Amerika Serikat, kopi menjadi rajanya minuman sesudah air mineral. Mereka mengonsumsinya dalam kuantitas yang tinggi per harinya. Bahkan karena kopi juga mengandung zat-zat antioksidan, para peminum kopi di AS mendapat asupan antioksidan terbanyak dari kopi semata-mata karena kuantitas yang diminum sangat banyak. Selain quinine dan chlorogenic acid, kopi juga mengandung trigonelline, semacam zat anti bakteri yang berkontribusi pada bau khasnya kopi.
 
Manfaat Konsumsi Kopi
 
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kopi mengandung beberapa senyawa antioksidan polifenol seperti flavan-3-ol, hydroxycinnamic acid, flavonol, dan anthocyanidin. Bahkan kopi juga mengandung zat antikarsinogen bernama methylpyridinium yang terbentuk dari trigonelline saat kopi dipanggang. Kopi juga mengandung lipophilic antioxidant dan chlorogenic acid lactone yang mampu melawan sel-sel tubuh yang mati akibat hidrogen peroksida. Pemrosesan kopi dengan cara espresso menghasilkan antioksidan lebih tinggi dibandingkan dengan cara merebus kopi. 

Beberapa manfaat kesehatan konsumsi kopi adalah :
  • Mengurangi risiko penyakit Alzheimer dan Demensia terutama dengan minum 3-5 cangkir kopi per hari.
  • Mengurangi risiko penyakit batu empedu dan kencing batu. Namun manfaat ini tidak didapat dari kopi non kafein.
  • Mengurangi risiko penyakit Parkinson.
  • Meningkatkan kemampuan kognitif terutama bagi para manula.
  • Meningkatkan kemanjuran obat analgesik terutama bagi penderita sakit kepala dan migrain. Bahkan beberapa obat sakit kepala mengandung kafein.
  • Jika dikonsumsi tanpa gula bisa mengurangi risiko penyakit diabetes tipe 2 hingga separuhnya.
  • Mengurangi risiko terjadinya penyakit sirosis hati dan kanker hati.
  • Mencegah konstipasi karena merangsang gerakan peristaltik saluran pencernaan.
  • Mengurangi risiko penyakit asam urat pada pria diatas 40 tahun.

Jenis Kopi Terbaik
 
Seperti halnya teh, kopi adalah baik seperti apa adanya. Campuran minuman kopilah yang perlu Anda waspadai. Kurangi penambahan gula, krim, atau susu berlemak dalam kopi Anda. Kalorinya dan lemaknya yang tinggi hanya akan menambah berat badan Anda. Kandungan kafein dalam kopi jenis Robusta memang lebih tinggi daripada jenis Arabika, bahkan mencapai dua kali lipat. Namun, apapun jenisnya, Arabika maupun Robusta, kopi hitam tanpa gula adalah yang terbaik.

Jadi, Teh Atau Kopi?
Minumlah keduanya! Nikmatilah 1-2 cangkir kopi di pagi hari lalu seruputlah beberapa gelas teh sepanjang hari.
 
Sumber :
http://memantau.blogspot.com/2013/05/beda-manfaat-kopi-dan-teh.html

Rabu, 16 Januari 2013

KENAPA HARUS BANYAK MINUM AIR PUTIH




Ada satu pertanyaan yang masuk ke mailbox saya, yaitu "Mengapa harus minum air putih banyak-banyak?"

Well, sebenarnya jawabannya cukup "mengerikan" tetapi karena sebuah pertanyaan jujur harus dijawab dengan jujur, maka topik tersebut bisa dijelaskan sebagai berikut:

Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air.
Malah ada beberapa bagian tubuh kita yang memiliki kadar air di atas 80%. Dua organ paling penting dengan kadar air di atas 80% adalah:
Otak dan Darah !
Otak memiliki komponen air sebanyak 90%. Sementara darah memiliki Komponen air 95%. Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah 2 liter sehari atau 8 gelas sehari. Jumlah di atas harus ditambah bila anda seorang perokok. Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh kita lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi.

Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter sehari? Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri. Caranya? Dengan jalan "menyedot" air dari komponen tubuh sendiri. Dari otak? Belum sampai segitunya (wihh... bayangkan otak kering bagaimana jadinya...),

Melainkan dari sumber terdekat: Darah! Darah yang disedot airnya akan menjadi kental. Akibat pengentalan darah ini, maka perjalanannya akan kurang lancar ketimbang yang encer. Saat melewati ginjal (tempat menyaring racun dari darah). Ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah.

Dan karena saringan dalam ginjal halus, tidak jarang darah yang kental bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal. Akibatnya, air seni anda berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya saringan ginjal. Bila dibiarkan terus menerus, anda mungkin suatu saat harus menghabiskan 400.000 rupiah seminggu untuk cuci darah.

Eh, tadi saya sudah bicara tentang otak kan? Nah saat darah kental mengalir lewat otak, perjalanannya agak terhambat. Otak tidak lagi "encer", dan karena sel-sel otak adalah yang paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen, Lambatnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya... (ya wajarlah namanya juga kurang makan...)

Bila ini ditambah dengan penyakit jantung (yang juga kerjanya tambah berat bila darah mengental... ), maka serangan stroke bisa lebih lekas datang. Sekarang tinggal anda pilih: melakukan "investasi" dengan minum sedikitnya 8 gelas sehari atau "membayar bunga" lewat sakit ginjal atau stroke.
Anda yang pilih!