Jumat, 31 Mei 2013

Siapa sih imam mahdi?


Imam Mahdi sebenarnya adalah sebuah nama gelar sebagaimana halnya dengan gelar khalifah, amirul mukminin dan sebagainya.
Imam Mahdi dapat diartikan secara bebas bermakna "Pemimpin yang telah diberi petunjuk". Dalam bahasa Arab, kata Imam berarti "pemimpin", sedangkan Mahdi berarti "orang yang mendapat petunjuk".

Nama Imam Mahdi sebenarnya seperti yang disebutkan dalam hadist di atas, ia bernama Muhammad (seperti nama Nabi Muhammad), nama ayahnya pun sama seperti nama ayah Nabi Muhammad SAW yaitu Abdullah. Nama Imam Mahdi sama persis dengan Rasulullah SAW yaitu Muhammad bin Abdullah.

Tidak ada seorang pun dimuka bumi ini yang mengetahui tentang Imam Mahdi dan ciri-cirinya , kecuali Rasulullah SAW, karena Rasululah dibimbing oleh wahyu. Oleh karena itu bagi kita sebaik-baiknya tempat untuk merujuk tentang perkara ini adalah apa yang baginda Rasulullah katakan dalam hadist-hadistnya sebagai berikut:

Telah bersabda Rasulullah SAW:

Al-Mahdi berasal dari umatku, berkening lebar, berhidung panjang dan mancung. Ia akan memenuhi bumi ini dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana ia (bumi ini) sebelum itu dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan, dan ia (umur kekhalifahan) berumur tujuh tahun. (HR. Abu Dawud dan al-Hakim)

Telah bersabda Rasulullah SAW:

Al-Mahdi berasal dari umatku, dari keturunan anak cucuku. (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan al-Hakim)

Kemunculan Imam Mahdi bukan karena kemauan Imam Mahdi itu sendiri melainkan karena takdir Allah yang pasti berlaku. Bahkan Imam Mahdi sendiri tidak menyadari bahwa dirinya adalah Imam Mahdi melainkan setelah Allah SWT mengislahkannya dalam suatu malam, seperti yang dikatakan dalam sebuah hadist berikut:

Al-Mahdi berasal dari umatku, yang akan diislahkan oleh Allah dalam satu malam. (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

Kemunculan Imam Mahdi akan di dahului oleh beberapa tanda-tanda sebagaimana yang disebutkan dalam beberapa hadist berikut:

Aisyah Ummul Mukminin RA telah berkata:

Pada suatu hari tubuh Rasulullah SAW bergetar dalam tidurnya. Lalu kami bertanya, 'Mengapa engkau melakukan sesuatu yang belum pernah engkau lakukan wahai Rasulullah?' Rasulullah SAW menjawab, 'Akan terjadi suatu keanehan, yaitu bahwa sekelompok orang dari umatku akan berangkat menuju baitullah (Ka'bah) untuk memburu seorang laki-laki Quraisy yang pergi mengungsi ke Ka'bah. Sehingga apabila orang-orang tersebut telah sampai ke padang pasir, maka mereka ditelan bumi.' Kemudian kami bertanya, 'Bukankah di jalan padang pasir itu terdapat bermacam-macam orang?' Beliau menjawab, 'Benar, di antara mereka yang ditelan bumi tersebut ada yang sengaja pergi untuk berperang, dan ada pula yang dipaksa untuk berperang, serta ada pula orang yang sedang berada dalam suatu perjalanan, akan tetapi mereka binasa dalam satu waktu dan tempat yang sama. Sedangkan mereka berasal dari arah (niat) yang berbeda-beda. Kemudian Allah SWT akan membangkitkan mereka pada hari berbangkit, menurut niat mereka masing-masing. (HR. Bukhary, Muslim)

Telah bersabda Rasulullah SAW:

Seorang laki-laki akan datang ke Baitullah (Ka'bah), maka diutuslah suatu utusan (oleh penguasa) untuk mengejarnya. Dan ketika mereka telah sampai di suatu gurun pasir, maka mereka terbenam ditelan bumi. (HR. Muslim)

Telah bersabda Rasulullah SAW:

Suatu kaum yang mempunyai jumlah dan kekuatan yang tidak berarti akan kembali ke Baitullah. Lalu diutuslah (oleh penguasa) sekelompok tentara untuk mengejar mereka, sehingga apabila mereka telah sampai pada suatu padang pasir, maka mereka ditelan bumi. (HR. Muslim)

Telah bersabda Rasullah SAW:

Sungguh, Baitullah ini akan diserang oleh suatu pasukan, sehingga apabila pasukan tersebut telah sampai pada sebuah padang pasir, maka bagian tengah pasukan itu ditelan bumi. Maka berteriaklah pasukan bagian depan kepada pasukan bagian belakang, dimana kemudian semua mereka ditenggelamkan bumi dan tidak ada yang tersisa, kecuali seseorang yang selamat, yang akan mengabarkan tentang kejadian yang menimpa mereka. (HR. Muslim, Ahmad, Nasai, dan Ibnu Majah)

Telah bersabda Rasulullah SAW:

Akan dibaiat seorang laki-laki antara makam Ibrahim dengan sudut Ka'bah. (HR. Ahmad, Abu Dawud)

Telah bersabda Rasulullah SAW:

Suatu pasukan dari umatku akan datang dari arah negeri Syam ke Baitullah (Ka'bah) untuk mengejar seorang laki-laki yang akan dijaga Allah dari mereka. (HR. Ahmad)

Dalam hadist yang disebutkan di atas Imam Mahdi akan memimpin selama 7 atau 8 atau 9 tahun. Semasa kepemimpinannya Imam Mahdi akan membawa kaum muslimin untuk memerangi kedazliman, hinga satu demi satu kedzaliman akan tumbang takluk dibawah kekuasaanya.

Kemenangan demi kemenangan yang diraih Imam Mahdi dan pasukannya akan membuat murka Raja kedzaliman (Dajjal) sehingga membuat Dajjal keluar dari persembunyiannya dan berusaha membunuh Imam Mahdi serta pengikutnya.

Kekuasaan dan kehebatan Dajjal bukanlah lawan tanding Imam Mahdi oleh karena itu sesuai dengan takdir Allah, maka Allah SWT akan menurunkan Nabi Isa dari langit yang bertugas membunuh Dajjal. Imam Mahdi dan Nabi Isa akan bersama-sama memerangi Dajjal dan pengikutnya, hingga Dajjal mati ditombak oleh Nabi Isa di "pintu Lod" dalam kompleks Al-Aqsa.

Jadi,Imam Mahdi dan Isa Al-Masih itu lain.

Sumber :
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080102202449AAePgiD

Mantan Pemimpin Khmer Merah Menyesali Perbuatannya

Seorang wisatawan melintas di depan foto salah seorang mantan pemimpin Khmer Merah Nuon Chea di Museum Genosida Kamboja di Phnom Pehn. Nuon Chea (86) kini tengah manjalani sidang kejahatan perang. | TANG CHHIN SOTHY / AFP

Mantan pemimpin Khmer Merah Nuon Chea menyatakan penyesalan atas kekejaman yang dilakukan dibawah rezim Maoist dan mengaku bertanggung jawab. 

Nuon Chea (86) menjalani persidangan atas pembantaian etnis dan kejahatan kemanusiaan.
Wakil pemimpin dibawah rezim Pol Pot itu merespon pertanyaan-pertanyaan dari anggota keluarga para korban Khmer Merah dalam sidang yang diadakan PBB di Phnom Penh. 

Terdakwa lainnya, Khieu Samphan, mantan kepala negara rezim itu, juga menyatakan permintaan maaf kepada keluarga korban. Permohonan maaf adalah sesuatu yang langka.
Dua juta orang diyakini tewas dalam empat tahun rezim Khmer Merah dari 1975-1979. 

Para korban adalah musuh-musuh rezim dan mereka umumnya disiksa dan dibunuh, sedangkan ratusan ribu orang lainnya mati kelaparan atau kelelahan akibat kebijakan untuk mengosongkan perkotaan dan memaksa warga bekerja di ladang. 

Pol Pot meninggal dunia di akhir 1990an dan hingga saat ini, hanya satu pejabat tingkat senior Khmer Merah yang didakwa akibat kejahatan rezim. 

Baik Nuon Chea dan Khieu Samphan dulu mengatakan mereka percaya apa yang mereka lakukan adalah demi kepentingan bangsa dan tidak mengetahui adanya pembantaian besar-besaran.

Sumber :
http://internasional.kompas.com/read/2013/05/31/16263932/Mantan.Pemimpin.Khmer.Merah.Menyesali.Perbuatannya

1.000 Warga Muslim Myanmar Berlindung di Biara Buddha

Seorang ulama coba menenangkan warga kota Lashio, korban kerusuhan sektarian yang kini berlindung di sebuah biara Budha di kota tersebut. | Ye Aung Thu / AFP

Lebih dari 1.000 warga Muslim Myanmar yang menjadi korban kerusuhan sektarian di kota Lashio, kini berlindung di sebuah biara Buddha yang dijaga ketat tentara, Jumat (31/5/2013).

Situasi di kota Lashio sendiri sudah berangsur-angsur tenang meski secara sporadis pembakaran gedung-gedung yang sudah hancur masih terjadi.

Tentara Myanmar membawa warga Muslim yang ketakutan menggunakan truk keluar dari kawasan yang paling parah dilanda kerusuhan sejak beberapa hari lalu.

"Kami mendengar bahwa kondisi akan semakin buruk. Lalu kami memanggil tentara dan meminta bantuan," kata Khin Than (59), yang tiba di biara pada Kamis (30/5/2013) dengan empat anaknya.

"Kami pergi karena kami takut akan diserang," tambah Than yang mengungsi bersama ratusan warga Muslim lainnya.

Di biara kota Lashio, para biksu Buddha memberikan bantuan berupa makanan untuk para pengungsi yang baru datang. Mereka ditampung di beberapa gedung di dalam kompleks biara itu.

Suasana kota Lashio berangsur-angsur pulih, meski di beberapa sudut kota beberapa warga Buddha masih berkeliaran membawa bambu runcing dan senjata lainnya, tak dilaporkan adanya kekerasan baru.

Sejumlah bank dan toko sudah kembali beroperasi saat warga mulai ikut membantu menjaga toko-toko milik warga Muslim.

Tentara juga disiagakan di berbagai sudut kota menjaga reruntuhan bangunan untuk mencegah penjarahan.

Kerusuhan di Lashio ini terjadi Selasa (27/5/2013), setelah seorang pria Muslim menyiramkan bensin ke tubuh seorang perempuan Buddha dan kemudian membakarnya.

Kabar ini kemudian memicu amarah massa yang lalu menghancurkan sejumlah toko warga Muslim, sebuah masjid, dan sebuah panti asuhan. Selain itu, seorang tewas dan empat lainnya terluka.

Juru bicara Pemerintah Myanmar, Ye Htut, mengatakan, aparat keamanan sejauh ini menangkap 25 orang yang terkait kerusuhan di Lashio.

Kekerasan sektarian di Lashio ini menunjukkan bagaimana kerusuhan anti-Muslim perlahan-lahan menyebar ke seluruh Myanmar, sejak pecah tahun lalu di negara bagian Rakhine dan Meiktila.
 
Sumber :
http://internasional.kompas.com/read/2013/05/31/1524089/1.000.Warga.Muslim.Myanmar.Berlindung.di.Biara.Budha

Australia Resmi Akui Jenis Kelamin Netral


Pengadilan banding di New South Wales, Australia, Jumat (31/5/2013), membatalkan peraturan yang mengharuskan warga mencantumkan jenis kelamin pria atau wanita di dokumen-dokumen resmi.
Keputusan ini pada intinya mengakui orang-orang yang merasa bukan pria atau wanita. 

Kasus ini diajukan oleh aktivis asal Sydney bernama Norrie yang mengaku berjenis kelamin netral. 

Menurut surat kabar Sydney Morning Herald, pada 2010, dalam dokumen pemerintah New South Wales, Norrie dikatakan "berjenis kelamin tidak disebutkan". 

Namun, empat bulan kemudian pejabat di kantor pencatatan sipil mengatakan "ada kesalahan" ketika dokumen dikeluarkan. 

Norrie lantas membawa kasusnya ke pengadilan. 
Dalam keputusan, pengadilan banding mengatakan bahwa kata sex (jenis kelamin) tidak mengandung arti dua jenis, laki-laki dan perempuan. 

Para pengamat mengatakan keputusan ini berarti pemerintah harus mengakui secara resmi orang-orang yang selama ini merasa bukan pria atau wanita, yang merasa berjenis kelamin netral, atau orang-orang yang memiliki dua alat kelamin (androgynous). 

Dengan demikian di berbagai dokumen seperti akta lahir, akta nikah, dan akta kematian orang bisa mengatakan bahwa jenis kelamin mereka netral. 

"Hukum tidak semestinya hanya untuk kalangan mayoritas," kata Norrie kepada koran Sidney Morning Herald.
 
"Sebagian besar dari kita memang bisa dengan mudah dikategorikan pria atau wanita. Tapi ada yang tidak masuk kategori tersebut dan ini harus diakui oleh undang-undang," katanya.

Sumber :
http://internasional.kompas.com/read/2013/05/31/1857544/Australia.Resmi.Akui.Jenis.Kelamin.Netral

Assad: Hezbollah Satu Barisan

Foto dokumenter yang diambil 2 Februari 1999 ini menunjukkan sebuah rudal darat ke udara diluncurkan dari sistem pertahanan S-300PMU-1 di lapangan tembak Kapustin Yar dekat Astrakhan, sekitar 1.150 kilometer sebelah selatan Moskwa. Dalam wawancara yang disirkan hari Kamis (30/5), Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan telah menerima rudal canggih itu dari Rusia.

Rusia menyatakan, pengiriman rudal ini ke Suriah untuk mencegah intervensi militer asing ke negara yang sedang dikoyak perang saudara itu.

Assad menegaskan akan membalas serangan baru dari Israel.

Sumber :
http://internasional.kompas.com/read/2013/05/31/02551043/Assad.Hezbollah.Satu.Barisan

Assad: Persenjataan Rusia Sudah Kami Terima

Inilah profil kendaraan peluncur dan rudal S-300 Rusia yang rencananya akan dikirim ke Suriah.

Pemerintah Suriah telah menerima kiriman pertama sistem pertahanan udara Rusia dan dalam waktu dekat akan memperoleh semua roket S-300 yang dibeli dari Rusia. Demikian ungkap Presiden Bashar al-Assad, Kamis (30/5/2013).

"Suriah sudah menerima pengiriman pertama roket anti-pesawat terbang S-300 buatan Rusia. Sisanya akan tiba dalam waktu dekat," kata Assad seperti dikutip harian Al-Akhbar terbitan Lebanon.

Sebelumnya, Rusia mengatakan tetap akan mengirimkan sistem persenjataan anti-pesawat terbang yang dipesan Pemerintah Suriah meski negara-negara Barat mengecam keputusan itu.

Amerika Serikat, Perancis, dan Israel, semuanya mendesak Rusia membatalkan pengiriman. Namun, Rusia justru mengatakan pengiriman senjata ke Suriah itu justru akan membantu menciptakan stabilitas dan keseimbangan kawasan.

Sejumlah petinggi Israel mengatakan, roket S-300 yang kini menjadi milik Suriah itu mampu mencapai wilayah Israel dan mengancam lalu lintas penerbangan di dekat bandara internasional Tel Aviv.

Selain soal persenjataan, Al-Akhbar juga melaporkan Assad menegaskan persekutuan antara pasukan Suriah dan pejuang Hezbollah, yang kini bertempur bersama di kawasan dekat perbatasan Lebanon dan Suriah.

"Suriah dan Hezbollah adalah bagian dari poros yang sama. Pasukan Suriah yang memimpin pertempuran melawan kelompok bersenjata. Pertempuran ini akan terus berlanjut hingga semua yang disebut teroris musnah," Assad menegaskan.


Moskwa, yang selama ini menjadi sekutu Suriah, nampaknya memilih bersikap menentang setelah Uni Eropa mencabut embargo senjata untuk Suriah awal pekan ini.

Pencabutan embargo persenjataan ini memungkinkan Barat mempersenjatai kelompok pemberontak yang berupaya menjungkalkan Assad dari tampuk kepemimpinan di Suriah.
 
Sumber :
http://internasional.kompas.com/read/2013/05/30/15321373/Assad.Persenjataan.Rusia.Sudah.Kami.Terima

Pasukan Suriah Tewaskan Tiga Orang Barat, Dua di Antaranya Muslim

Dua buah paspor warga negara Barat yang tewas dibunuh pasukan Suriah di Idlib dekat perbatasan Turki. Kedua orang ini adalah warga AS dan Inggris yang keduanya adalah Muslim. | Al Arabiya

Organisasi pengamat HAM Suriah menyatakan, pasukan Pemerintah Suriah menewaskan tiga warga Barat, termasuk seorang perempuan AS dan pria Inggris—keduanya Muslim, di Provinsi Idlib dekat perbatasan Mesir, Kamis (30/5/2013) malam.

"Mereka ditembak dalam sebuah penyergapan di Idlib dan pasukan pemerintah menemukan mereka membawa peta dengan posisi pasukan," kata Direktur Pengamat HAM Suriah, Rami Abdel Rahman.

Ketiga warga Barat itu tampaknya sedang mengambil foto posisi militer pemerintah di jalanan dekat Harim, di dekat perbatasan Turki.

"Korban ketiga belum diketahui berasal dari mana," tambah Rahman.

Kementerian Luar Negeri AS kepada AFP hanya mengatakan sudah mengetahui kabar terbunuhnya tiga warga Barat di Suriah.

Para diplomat Ceko di Suriah membantu AS untuk mencari lebih banyak informasi.

"Dalam kasus semacam ini, kami bekerja sama dengan kawan-kawan dari Ceko di Suriah untuk mencari informasi lebih banyak. Dan, kami berterima kasih atas bantuan para diplomat Ceko," kata seorang petinggi Kemenlu AS.

Sementara itu, dari kabar yang beredar di lapangan, perempuan AS yang tewas itu berusia 33 tahun dan berasal dari Michigan.

Perempuan itu berada di Suriah untuk bergabung dengan kelompok oposisi yang memerangi Presiden Bashar Al-Assad.

Bibi perempuan yang diketahui bernama Nicole Mansfield itu mengatakan, FBI sudah memberi informasi soal kematian keponakannya itu. Namun, dia mengatakan, FBI tidak menjelaskan penyebab kematiannya.

"Saya sangat terpukul. Dia di sana bertempur bersama pasukan oposisi," kata Monica Mansfield Speelman.

Monica mengatakan, keponakannya itu memiliki putri berusia 18 tahun. Dia memeluk Islam sekitar lima tahun lalu, tetapi dia tidak mengetahui kapan keponakannya itu berangkat ke Suriah.  

Sumber :
http://internasional.kompas.com/read/2013/05/31/17072134/Pasukan.Suriah.Tewaskan.Tiga.Orang.Barat..Dua.Di.Antaranya.Muslim

Iran Mulai Hapus Hukuman Rajam


Iran secara resmi menghapus hukuman rajam atau dilempari batu sampai mati untuk para terpidana kasus-kasus percabulan. Hakim boleh memberikan bentuk hukuman baru sesuai revisi yang diumumkan, Kamis (30/5/2013).

Salah satu ayat dalam kitab undang-undang hukum Islam baru yang dipublikasikan pekan lalu menegaskan, bila pelaksanaan hukuman rajam tidak dimungkinkan, hakim berhak menjatuhkan bentuk hukuman lain yang disetujui kepala pengadilan.

Namun, tidak dijelaskan lebih rinci terkait kalimat "jika pelaksanaan hukuman rajam tidak dimungkinkan".

Di bawah interpretasi syariat Islam yang diberlakukan sejak Revolusi 1979, pelaku kejahatan seksual dijatuhi hukuman mati dengan cara dirajam.

Jika terpidana adalah perempuan, dia akan dikubur sebatas leher. Namun, jika si pelaku adalah pria, dia akan dikubur sebatas pinggang. Setelah dikubur, barulah para terpidana itu dilempari batu. Nyawa mereka akan diampuni jika para terpidana itu bisa melepaskan diri sebelum tewas.

Hukuman rajam terakhir dilaporkan pada 2009. Saat itu, seorang terpidana pria dirajam hingga tewas di kota Rasht, di wilayah utara Iran.

Setidaknya, 150 orang menjalani hukuman rajam sejak 1980. Demikian data yang disampaikan Komite Anti-Hukuman Rajam pada 2010.
 
Sumber :
http://internasional.kompas.com/read/2013/05/31/14561143/Iran.Mulai.Hapus.Hukuman.Rajam