![]() |
| Wanita Muslimah |
Most Recent
Home
Posts filed under Kata Bijak dan Hikmah
Tampilkan postingan dengan label Kata Bijak dan Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kata Bijak dan Hikmah. Tampilkan semua postingan
Jumat, 02 Agustus 2013
Rabu, 16 Januari 2013
SENANG DUSTA, AKIBATNYA MENGERIKAN
Berapa kali kita berdusta (bohong) dalam satu hari?
Tentunya ini adalah sebuah pertanyaan yang jawabannya dengan
mendetail hanya Allah yang Maha Mengetahui.
Tak terhitung kadang kita sebagai manusia melakukan
kekhilafan dengan berbohong sepanjang hari.
Dan kedustaan paling besar adalah ketika manusia melalaikan
Shalat dan menunda-nunda akhir waktu shalat.Mengapa
orang yang sering menunda dan melalaikan shalat masuk dalam kategori dusta?
Karena ia "mendusta"kan kebesaran Nikmat
Allah. Ia sengaja menomorduakan bahkan menomorseratuskan Allah Ta'ala karena
berbagai kesibukan menunda shalat.
Contoh : Rapat/Meeting
dengan Pimpinan perusahaan/group hingga melupakan waktu shalat. Siapa "BOSS" kita
sebenarnya dan sejatinya? Bukan manusia yang memberi kita makan, udara, rezeki!
Tapi ALLAH!
Dan anehnya, kita lebih
senang patuh kepada Boss manusia daripada MAHA BOSS. Tahukah bahaya sering berdusta
dan berbohong yang mengerikan? Simak saja Al-Qur'an
Surah At Taubah (9) Ayat 126 : أَوَلَا
يَرَوْنَ أَنَّهُمْ يُفْتَنُونَ فِي كُلِّ عَامٍ مَرَّةً أَوْ مَرَّتَيْنِ ثُمَّ لَا
يَتُوبُونَ وَلَا هُمْ يَذَّكَّرُونَ
Dan tidaklah mereka (orang-orang munafik) memperhatikan bahwa mereka diuji sekali atau dua kali setiap tahun, dan mereka tidak (juga) bertaubat dan tidak (pula) mengambil pelajaran?
Ingat saja ya saudara/i ku, bahwa orang yang suka berbicara/berlaku dengan dusta/bohong adalah salah satu ciri orang munafik yang disebut dalam hadits Nabi.
Dan tidaklah mereka (orang-orang munafik) memperhatikan bahwa mereka diuji sekali atau dua kali setiap tahun, dan mereka tidak (juga) bertaubat dan tidak (pula) mengambil pelajaran?
Ingat saja ya saudara/i ku, bahwa orang yang suka berbicara/berlaku dengan dusta/bohong adalah salah satu ciri orang munafik yang disebut dalam hadits Nabi.
Dalam shahih Bukhari
bab ‘alamat Al-Munafiq, diriwayatkan:
حد ثنا سليمان أبو الربيح قال حد ثنا
إسما عيل بن جعفر قال : حد ثنا نا فع بن ما لك بن أبي عا مر أبو سهيل عن أبيه عن أبي
هريرة عن النبي فال : اياة المنافق ثلاث إذا حد ت كذ ب وإذا وععد اخلف وإذا ائتمن خان.
Telah menceritakan
kepada kami Sulaiman Abu Ar-Rabih telah menceritakan kepada kami Isma’il bin
Ja’far, telah menceritakan kepada kami Nafi’ bin Malik bin Abi ‘Amir Abu Suhail
dari ayahnya dari Abu Huarairah bahwa Rasulullah saw. bersabda:
“Tanda-tanda orang
munafik itu ada tiga, yaitu; jika berbicara berdusta, jika berjanji mengingkari
dan jika dipercaya berkhianat” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Daud, Turmudzi dan
Al-Nasa’i).
Jadi, PASTI setiap
tahun bagi orang yang suka berdusta akan terus diberi ujian dari Allah Ta'ala
agar mau bertaubat.
ILMU LEBIH UTAMA DARIPADA HARTA
1. Ilmu lebih utama dari harta, karena ilmu adalah pusaka para
nabi, sedangkan harta adalah pusaka Qorun, Fir'aun, dan para pengumbara nafsu.
2. Ilmu itu lebih utama dari harta, karena ilmu itu menjagamu,
sedangkan harta malah engkau yang harus menjaganya.
3. Harta itu jika engkau tasarrufkan menjadi berkurang,
sedangkan ilmu jika engkau tasarrufkan (berikan) malah bertambah.
4. Pemilik harta (sering)
disebut nama bakhil (kikir) dan
buruk, tetapi pemilik ilmu di sebut dengan nama keagungan dan kemulia'an.
buruk, tetapi pemilik ilmu di sebut dengan nama keagungan dan kemulia'an.
5. Pemilik harta itu
musuhnya banyak, sedang pemilik ilmu sahabatnya banyak.
6. Ilmu lebih baik dari
harta, karena di akhirat nanti, pemilik harta akan di hisab, sedang orang
berilmu akan memperoleh syafa'at.
7. Harta akan hancur
berantakan, tetapi ilmu tidak akan rusak dan tidak akan musnah, walau di timbun
zaman.
8. Harta (sering) membuat
hati orang menjadi keras, sedang ilmu malah membuat hati menjadi bercahaya.
9. Ilmu lebih utama dari
harta, karena pemilik harta bisa
mengaku menjadi tuhan, akibat harta yang dimilikinya, sedangkan orang yang berilmu, justru mengaku sebagai hamba, karena ilmunya.
mengaku menjadi tuhan, akibat harta yang dimilikinya, sedangkan orang yang berilmu, justru mengaku sebagai hamba, karena ilmunya.
(Jawaban-jawaban
Sayyidina 'Ali bin Abi Thalib, ketika di tanya mana yang lebih utama antara
ilmu dan harta.)
Semoga bermanfaat..
Senin, 14 Januari 2013
KATA BIJAK PRESIDEN SOEKARNO
1.
Kita bangsa besar, kita bukan bangsa
tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta apalagi jika
bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu ! Lebih baik
makan gaplek tetapi merdeka, dari pada makan bestik tetapi budak. [Pidato HUT
Proklamasi, 1963]
2.
Bangsa yang besar adalah bangsa yang
menghormati jasa pahlawannya. (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961)
3.
Perjuanganku lebih mudah karena mengusir
penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.
4.
Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian,
bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang
langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan
Yang Maha Esa.
5.
Apabila di dalam diri seseorang masih ada
rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang
tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun.
6.
Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan
dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang
merdeka.
7.
……….Bangunlah suatu dunia di mana semua
bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……
8.
Janganlah mengira kita semua sudah cukup
berjasa dengan segi tiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk
pekerjaan kita selesai ! Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak
keringat.
9.
Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan
kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan
dunia
10.
Tidak seorang pun yang menghitung-hitung:
berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan
berkorban untuk mempertahankannya
11.
Janganlah melihat ke masa depan dengan
mata buta! Masa yang lampau adalah berguna sekali untuk menjadi kaca bengala
dari pada masa yang akan datang.
PUISI BJ HABIBIE UNTUK ISTRINYA, AINUN
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu ...
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada
pada akhirnya ...
Dan kematian adalah sesuatu yang pasti ...
Dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu
itu ...
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat ...
Adalah kenyataan bahwa
kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap
saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku
seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi ...
Kau tahu sayang,
rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang ...
Pada airmata yang jatuh
kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang ...
Pada kesetiaan yang
telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada ...
Aku bukan hendak mengeluh,
tapi rasanya terlalu sebentar kau di sini ...
Mereka mengira aku lah
kekasih yang baik bagimu sayang ...
tanpa mereka sadari,
bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik ...
Mana mungkin aku setia
padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan,
sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu
seperti ini ...
Selamat jalan ...
Kau dari-Nya, dan
kembali pada-Nya ...
Kau dulu tiada untukku,
dan sekarang kembali tiada ...
Selamat jalan sayang
...
Cahaya mataku, penyejuk
jiwaku ...
Selamat jalan ...
Calon bidadari surgaku
...
- HABIBIE –
Langganan:
Postingan (Atom)




