Tampilkan postingan dengan label Software. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Software. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Juni 2013

Tak ada kejutan dari Microsoft

Microsoft.
Acara konferensi para pengembang Microsoft yang bertajuk Build 2013 kemarin berlangsung sukses. Tanpa hambatan apapun, acara ini akhirnya melansir semua rumor yang berkembang sebelumnya mengenai Microsoft dan produknya.

Seperti yang dilansir oleh Reuters (26/6), acara ini pun berjalan apa adanya. Terbukti, tak ada satu pun kegiatan di luar agenda yang berarti Microsoft memang tak menyimpan rahasia satu pun.

Dalam acara kemarin, yang menjadi topik utama pembicaraan adalah Windows 8.1. Ini untuk kali pertama secara resmi akhirnya Microsoft merestui hadirnya tombol Start di dalam Windows 8.

"Sejak kami meluncurkan dan menjual Windows 8, kami mendorongnya dengan keras namun ternyata banyak masukan mengenainya. Jika saya meramunya dalam bahasa awam, yang terlintas adalah ajakan untuk mengembalikan desktop dan menggabungkannya dengan pengalaman aplikasi modern. Mari kita perbaiki bersama," kata Steve Ballmer, CEO Microsoft dalam acara tersebut.

Maka, dari apa yang dikatakan oleh Balmer tadi dihasilkan kesepakatan untuk mengembalikan tombol Start. Dengan begitu, pengguna akan semakin mudah menggunakan aplikasi di Windows 8 yang selama ini menjadi momok bagi mereka yang anti perubahan dalam tubuh Windows.

Memang, sejak lama Windows 8 kurang begitu mendapat perhatian pengguna. Hal ini dikarenakan perubahan radikalnya yang membuat para pecinta Windows menjadi kesusahan dalam menggunakan OS ini.

Kamis, 13 Juni 2013

Windows 8 dan smartphone, siapa 'pembunuh' sebenarnya?


Lesunya penjualan PC saat ini memunculkan banyak spekulasi akan penyebabnya. Dua terbesar adalah munculnya smartphone dan diciptakannya Windows 8. Kira-kira dari dua teknologi itu, mana yang lebih bertanggung jawab atas seretnya pasar PC?

Beberapa tahun lalu PC adalah satu-satunya perangkat elektronik yang digunakan untuk mengolah, mengakses, mengirim, menerima sampai mencari data baik secara manual atau di internet. Dalam pengoperasian sebuah PC, mayoritas penggunanya secara global menggunakan operating system besutan Microsoft yaitu Windows.

Walaupun ada juga operating system lain seperti Mac OS, Linux dan lainnya, namun Windows tetap diminati karena kemudahan cara pengoperasiannya.

Dari banyaknya seri Windows yang dikeluarkan, XP merupakan seri paling laris dan lama digunakan oleh pengguna PC walaupun Microsoft telah memunculkan generasi-generasi Windows baru.

Seiring dengan kemajuan teknologi, banyak perangkat-perangkat portable yang bermunculan dengan fungsi hampir menyerupai apa yang dimiliki oleh sebuah PC. Smartphone menjadi jawaban atas kemajuan zaman tersebut.

Tidak sedikit orang mulai perlahan beralih menggunakan smartphone untuk beraktivitas dalam kesehariannya termasuk dalam hal bisnis. PC akhirnya dianggap sebagai perangkat keras nomor dua ketika orang tidak sedang beraktivitas di luar ruangan.

PC semakin tersisihkan setelah pengembangan dari smartphone terus bermunculan. Inovasi-inovasi lahir dan menciptakan perangkat baru seperti phablet dan tablet. PC menjadi perangkat nomor sekian.

Walaupun penjualan PC masih terus berjalan, namun dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, market share PC seakan tumbang secara perlahan. Hal tersebut ditambah dengan munculnya operating system baru dari Microsoft yaitu Windows 8.

Microsoft mengklaim bahwa Windows 8 sudah membawa segala aspek yang dimiliki oleh smartphone dan sejenisnya untuk perangkat PC. Namun, dari sinilah blunder tersebut berasal. Pasar PC semakin menukik tajam.

Banyak perangkat komputer yang menggunakan operating system Windows 8 tidak begitu laku dijual di pasaran. Alasannya cukup klise yaitu Windows 8 susah dalam pengoperasiannya.

Berawal dari tudingan bahwa smartphone adalah 'pembunuh' PC, dengan munculnya Windows 8, tidak sedikit yang mulai berpikiran bahwa Windows 8 adalah 'pembunuh' sebenarnya.

Banyak pakar dan analis pasar yang menganalisis fenomena ini dan mengungkapkan beberapa fakta yaitu pasar perangkat PC berbasis Windows (segala seri) turun, Windows 8 tidak dapat meyakinkan pasar sehingga hanya dalam waktu kurang dari beberapa bulan saja memaksa Microsoft untuk kembali (rumornya) menciptakan generasi Windows penyempurna seri 8 dan pasar smartphone, phablet dan tablet semakin tinggi atau diminati pasar.

Banyak yang menuduh windows 8 adalah biang hancurnya pasar PC secara global dan tidak sedikit pula yang tetap menuding smartphone adalah pembuka bencana ini.

Apabila suatu saat perangkat komputer harus lengser, kira-kira menurut Anda, dari dua teknologi ini, windows 8 dan smartphone, mana yang lebih bertanggung jawab atas berakhirnya era PC?
 
Sumber :
http://www.merdeka.com/teknologi/windows-8-dan-smartphone-siapa-039pembunuh039-sebenarnya.html

Minggu, 02 Juni 2013

Inilah Bentuk Tombol "Start" Windows 8.1


Salah satu perubahan terbesar dalam Windows 8 dibanding pendahulunya adalah tombol "Start" yang diganti oleh sebuah layar "Start Screen" baru. Sebagian pengguna ternyata tak menyukai langkah Microsoft itu.
Nah, dalam update untuk Windows 8 yang disebut sebagai Windows 8.1, Microsoft agaknya memutuskan untuk mengembalikan "tombol Start"  berupa logo kecil Windows yang terletak di pojok kiri bawah layar desktop.


Tetapi, seperti dikutip dari Cnet, tombol ini dilaporkan tak bakal memunculkan menu tradisional seperti pada versi-versi Windows sebelumnya begitu di-klik oleh pengguna, melainkan membuka tampilan Start Screen.
Apabila diinginkan, layar Start Screen ini bisa dikustomisasi agar memuat, misalnya, program-program yang terpasang di komputer sehingga mirip dengan Start Menu pada versi Windows 7 ke bawah.

Kabarnya pula, tombol tersbut nantinya akan disebut sebagai "Start tip". Pengguna perangkat dengan layar sentuh seperti tablet harus lebih dulu menyentuh area kiri-bawah layar untuk memunculkan tombol Start tip.

Perubahan-perubahan lain pada Windows 8.1 terutama mencakup opsi kustomisasi seperti pilihan booting ke Start Screen atau desktop tradisional, tambahan warna-warna dan latar belakang untuk Start Screen, dan sejumlah opsi baru untuk ukuran tiles.

Ada pula integrasi Search charm dengan mesin pencari Bing untuk mneyertakan hasil pencarian web dan penyimpanan file langsung ke Sky Drive.

Versi preview dari Windows 8.1 akan dirilis pada konferensi developer Microsoft Build akhir Juni mendatang. Versi final untuk konsumen bakal tiba setelahnya pada tahun ini juga.

 
Sumber :
http://tekno.kompas.com/read/2013/06/02/1619092/Inilah.Bentuk.Tombol.Start.Windows.8.1

Rabu, 29 Mei 2013

Galaxy Note 3 usung fitur Optical Image Stabilization [rumor]


Galaxy Note 3 yang merupakan salah satu gadget yang akan dikeluarkan pihak Samsung di tahun ini kembali diterpa rumor terkait spesifikasi yang diusungnya.

Dilansir SamMobile (28/5), sebuah surat kabar Korea Selatan bernama ETnews mengabarkan jika pihak Samsung tengah melakukan tes terhadap sensor kamera yang diusung Galaxy Note 3.

Surat kabar tersebut juga menyebutkan jika kamera Galaxy Note 3 juga akan dilengkapi dengan teknologi baru yang tidak dijumpai pada varian sebelumnya berupa fitur OIS (Optical Image Stabilization).

Berdasarkan lansiran tersebut juga diketahui Galaxy Note 3 ini akan dilengkapi dengan spesifikasi seperti layar Super AMOLED Full HD 5,99 inci, prosesor quad-core, kamera 13MP, dan juga touch-wiz nature UX versi terbaru.

Untuk waktu peluncurannya sendiri, Samsung Galaxy Note ini diperkirakan akan mulai diperkenalkan pihak Samsung pada acara IFA 2013.
 
Sumber :
http://www.merdeka.com/teknologi/galaxy-note-3-usung-fitur-optical-image-stabilization-rumor.html

Galaxy Note 3 bawa prosesor Snapdragon 800


Galaxy Note 3 sepertinya akan menjadi handset high-end berkualitas Samsung setelah Galaxy S4.

Hal ini berdasarkan rumor yang belakangan santer beredar jika smartphone ini akan dilengkapi dengan fitur serta spesifikasi canggih keluaran terbaru.

Dilansir Softpedia (28/5), kabarnya Galaxy Note 3 ini nantinya akan meluncur dengan prosesor terbaru buatan perusahaan Snapdragon yaitu Snapdragon 800. Informasi ini pertama kali beredar pada acara peluncuran Galaxy S4 yang lalu.

Hingga kini, kabar penggunaan Snapdragon 800 pada Galaxy Note 3 ini makin santer terdengar. Situs mobileaks juga mengabarkan rumor yang sama. Mereka bahkan yakin jika Galaxy Note 3 akan menjadi gadget keempat yang akan resmi mengusung prosesor Snapdragon 800 tersebut setelah LG Optimus G2, Pantech IM-A880, dan Sony Xperia Honami.

Namun, rumor lain juga menyebutkan jika Galaxy Note 3 ini tidak akan dilengkapi dengan prosesor Snapdragon melainkan mengusung prosesor Exynos 5 Octa.

Jika ditilik dari beberapa rumor tersebut, tidak menutup kemungkinan jika Galaxy Note 3 ini nantinya akan meluncur dengan dua varian prosesor yang berbeda tergantung pada negara di mana smartphone tersebut akan beredar.

Rumor penggunaan prosesor Snapdragon di handset Galaxy Note 3 ini sendiri menambah ramainya kabar mengenai perangkat tersebut. Sebelumnya juga dikabarkan jika smartphone ini akan hadir dengan menggunakan kamera berteknologi tinggi dengan fitur OIS (Optical Image Stabilization).
 
Sumber :
http://www.merdeka.com/teknologi/galaxy-note-3-bawa-prosesor-snapdragon-800.html

Jumat, 24 Mei 2013

Android Juga Jadi Ancaman untuk Windows

 
Sistem operasi mobile Google, Android, tak hanya menjadi ancaman OS mobile lain, seperti iOS dan Windows Phone. Android juga mengancam produk-produk komputer personal Microsoft Windows. Karena Android bisa menjadi alternatif sistem operasi komputer hybrid.

Ancaman itu dibuktikan setelah tablet hybrid Hewlett-Packard (HP) SlateBook x2 dengan sistem operasi Android 4.2.2 (Jelly Bean) diluncurkan bersama HP Split x2 dengan OS Windows 8.

HP SlateBook x2 mempunyai layar sentuh 10,1 inci dengan resolusi 1920 x 1200  piksel dan mengusung prosesor quad-core NVidia Tegra 4.

Oleh pembuatnya, dikatakan, "Ditenagai Android, sistem operasi paling tangguh di dunia... 100 persen tablet, 100 persen notebook, 100 persen Android..."

Perangkat hybrid yang akan hadir Agustus 2013 itu mempunyai dua baterai, satu di tablet dan satu di panel ketik atau dock, dan dijual seharga 479,99 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 4,7 juta.

Produsen Hewlett-Packard lebih populer dengan perangkat komputer personal bersistem operasi Microsoft Windows dibanding produsen ponsel pintar ataupun tablet.

Kehadiran tablet hybrid Android itu semakin mengukuhkan Android dan OS Google lain, Chrome, sebagai pengganti Windows bagi HP terutama setelah perusahaan yang berbasis di Palo Alto, California, Amerika Serikat, itu meluncurkan Chromebook dan tablet Android Slate 7 pada Februari.

Brooke Crothers dari CNET melaporkan komputer Android akan semakin melimpah karena sejumlah produsen komputer lain seperti Asus dan Acer juga semakin bergantung terhadap Android.

Asus telah meluncurkan tablet Nexus 7, Transformer Pad, dan FonePad. Sedangkan Acer mempunyai tablet Iconia A1.
 

Sumber :
http://tekno.kompas.com/read/2013/05/25/10382331/Android.Juga.Jadi.Ancaman.untuk.Windows?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp

4 Fitur Andalan Opera for Android


Opera for Android adalah peramban internet (browser) pertama dari Opera yang dikembangkan dengan framework WebKit (Chromium) sehingga diklaim memudahkan pengembang aplikasi (developer) web dalam mengoptimalisasi situsnya bagi browser ini.
Namun, bukan itu saja yang ditawarkan oleh Opera for Android. Pembuatnya pun menyematkan beberapa keunggulan yang membedakannya dari browser pesaing. Apa saja? Berikut beberapa di antaranya, berdasarkan rangkuman Kompas Tekno dalam acara temu media dengan Opera di Jakarta, Jumat (24/5/2013).

1. Mode Off-Road. Ini adalah fitur kompresi data yang disebut bisa menghemat pemakaian kuota internet untuk browsing hingga 90 persen.
Saat diaktifkan, Opera for Android akan mengakses data web yang telah dikompresi terlebih dahulu dari server milik Opera. Alhasil, smartphone hanya perlu menarik data dalam jumlah lebih kecil dibandingkan koneksi langsung sehingga mengurangi konsumsi data sekaligus mempercepat proses loading.

Metode tersebut mirip dengan "Turbo Mode" pada browser Opera Mini, dengan konsekuensi degradasi kualitas tampilan file gambar karena proses kompresi.

Pengguna Opera for Android juga bisa mengaktifkan fitur Auto text-wrapping yang akan memampatkan teks halaman web dalam satu tampilan jendela sehingga pengguna tak perlu melakukan scrolling horizontal. 


2. Interface baru dengan Speed Dial. Tampilan utama Opera for Mobile terdiri dari 3 "home screen" yang bisa diakses dengan menyapukan jari ke kiri dan kanan.
Tampilan pertama yang akan menyambut pengguna adalah Speed Dial yang sedikit berbeda dengan peramban-peramban Opera sebelumnya. Untuk menambahkan bookmark Speed Dial, pengguna cukup mengunjungi sebuah situs kemudian menekan tanda "+" yang terletak di sisi kiri kolom alamat URL.


Layar khusus untuk menampilkan history browsing. Di homescreen kedua yang bisa diakses dengan menyapu jari ke kiri dari tampilan Speed Dial, Opera for Android menyajikan daftar history sehingga pengguna bisa mengakses dengan mudah. Apabila diinginkan, daftar ini dapat dihapus.
Sebagai tambahan, Opera for Mobile juga menyediakan opsi "private browsing" yang diaktifkan dengan menekan tombol berbentuk tiga titik vertikal di pojok kanan atas layar pemilihan browsing tabs. Warna jendela browser akan berubah menjadi hitam untuk menandai tab di mana Private browsing diaktifkan.

4. Discovery. Ini adalah fitur yang baru diimplementasikan pada Opera for Android. Discovery bisa diakses dengan menyapukan jari ke sisi kiri layar Speed Dial. Fungsinya mirip dengan RSS reader Flipboard dengan thumbnail foto dan keterangan judul berita.
Konten yang disalurkan Discovery dibagi-bagi ke dalam kategori yang bisa dipilih oleh pengguna, seperti "technology", "lifestyle", "news", dan "entertainment". Pilihan wilayah pun bisa diubah ke sejumlah negara -termasuk Indonesia- agar menampilkan konten dari sumber-sumber yang relevan.

Communications Manager Opera Indonesia Agnes Agastia mengatakan bahwa sumber konten yang disajikan oleh Discovery dikurasi secara otomatis oleh Opera berdasarkan tingkat popularitas. "Tapi untuk sekarang ini belum tersedia pilihan untuk memilih sendiri sumber yang diinginkan," ujarnya.

Opera for Android bisa dipakai oleh smartphone dengan sistem operasi Android versi 2.3 atau lebih baru. Browser  ini turut menyediakan opsi sinkronisasi bookmark dan Speed Dial antar perangkat melalui profil Opera Link. 
 
Sumber :
http://tekno.kompas.com/read/2013/05/25/09134474/4.Fitur.Andalan.Opera.for.Android?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Khlwp