BERITA NUSANTARA: Bisnis
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 November 2013

UMK Rp 2,9 juta, 10% perusahaan di Bekasi terancam bangkrut

Tingginya upah minimum kota (UMK) Bekasi diperkirakan akan berimbas pada perusahaan-perusahaan kecil. Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, mencatat ada 10 persen dari total 1.018 perusahaan saat ini terancam bangkrut karena tak sanggup penuhi UMK.

"Kenaikan upah yang kemarin saja (2013) masih banyak yang belum bisa penuhi. Jumlahnya sekitar 10 persen," kata Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, di Bekasi, seperti dilansir dari Antara, Sabtu (2/11).

UMK Kota Bekasi pada 2013 sebesar Rp 2,1 juta. Untuk 2014, UMK Bekasi telah ditetapkan sebesar Rp 2,9 juta atau naik 40 persen.

Menurut Rahmat, perusahaan yang terancam bangkrut tersebut pada tahun ini disetujui penangguhan pembayaran gaji sesuai UMK-nya karena kemampuan perusahaan yang tidak memadai. "Ribuan buruh bisa kehilangan pekerjaan karena tutupnya perusahaan-perusahaan itu. Jangan sampai hal itu terulang lagi tahun depan," katanya.

Kemungkinan lain dari efek negatif aksi mogok kerja adalah pemindahan investasi pengusaha ke sejumlah negara lain yang memiliki kondusivitas wilayah yang lebih baik. "Saat ini banyak negara di Asia siap menampung perpindahan investasi industri dari Indonesia," katanya.

Maka dari itu, pihaknya mengajak elemen buruh dan pengusaha untuk menciptakan situasi yang kondusif agar pembahasan UMK oleh Dewan Pengupahan Kota (Depeko) menghasilkan angka objektif. Rahmat menambahkan, pihaknya hingga kini masih mengalkulasi total kerugian akibat aksi mogok nasional yang berlangsung 31 Oktober 2013 lalu.

"Kerugian yang jelas terjadi adalah bahan bakar, serta kekecewaan masyarakat akibat transportasi publik terganggu," katanya.

Sumber : Merdeka

Hanya 50 persen lulusan universitas mengerti pasar modal

Pasar modal belum menjadi industri yang familiar untuk masyarakat Indonesia. Bahkan, untuk kalangan berpendidikan tinggi sekalipun.

Hanya sekitar 50 persen sarjana yang mengerti soal industri keuangan, khususnya pasar modal. "Semakin ke bawah pendidikannya, semakin kecil pemahamannya soal industri keuangan. Saya pikir sekitar 15 persen yang hanya mengerti," ujar Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad, saat workshop pasar modal, di Bali, Minggu (3/11).

Sehingga wajar jika pertumbuhan pasar modal saat ini masih tertinggal dibandingkan dengan industri keuangan lainnya, semacam perbankan, di Indonesia. Ini berbeda dengan pertumbuhan pasar modal di negara maju yang lebih pesat ketimbang perbankannya.

"Ini mengingat size atau market di pasar modal negara tersebut sangat besar. Berbeda dengan Indonesia, dimana masalah size atau kapitalilsasi pasar di pasar modal masih menjadi persoalan yang harus di kembangkan lagi," kata Muliaman.

Untuk itu, OJK beserta Bursa Efek Indonesia (BEI) terus melakukan sosialisasi lebih jauh terkait pemahaman pasar modal. Sehingga ke depan pasar modal bisa dijadikan sumber pendanaan jangka panjang di luar perbankan.

"Kondisi ini diharapkan juga ikut mendongkrak jumlah investor pasar modal lebih banyak lagi dan ada opsi yang bisa dimanfaatkan di pasar modal terkait pembiayaan jangka panjang," ungkapnya.

Sumber : Merdeka

Jumat, 25 Oktober 2013

Indonesia-Korea Selatan targetkan perdagangan 50 miliar dolar AS

Pemerintah Indonesia dan pemerintah Korea Selatan menargetkan peningkatan nilai perdagangan hingga 50 miliar dolar Amerika Serikat pada 2015 mendatang dari nilai saat ini 30 miliar dolar Amerika Serikat.


"Tahun lalu 30 miliar dolar AS, kedua negara menargetkan peningkatan 50 miliar dolar AS pada 2015, dan menjadi 100 miliar dolar AS pada 2020," kata Presiden Susilo Yudhoyono, dalam keterangan pers bersama Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye, di Istana Merdeka Jakarta, Sabtu petang.

Pemimpin ekonomi Korea Selatan, Presiden Park Geun-hye, berjalan menuju lokasi APEC Leaders Dinner and Cultural Performance di BNDCC, Nusa Dua, Bali, Senin malam (7/10). Seusai putaran KTT APEC 2013 di Nusa Dua ini, Park melakukan kunjungan kenegaraan resmi kepada koleganya, Presiden Indonesia, Susilo Yudhoyono, di Jakarta. 
Park melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia selama tiga hari sejak Kamis pekan ini, sebagai bagian dari peningkatan hubungan bilateral kedua negara. Korea Selatan satu dari lima besar investor mancanegara penting bagi Indonesia, sementara Indonesia merupakan mitra penting Korea Selatan selain ekonomi.

"Kerjasama kami teruji dalam sejarah, ketika 1998 dunia dan Asia alami krisis, termasuk Korea Selatan dan Indonesia, kerjasama ekonomi tetap berjalan. Investor tetap di Indonesia," kata Yudhoyono.


"Presiden Park juga sampaikan komitmen tinggi atas kerjasama kita dan saya juga sampaikan Indonesia pandangannya yang sekarang dikelola working group.Investasi dan perdagangan, investasi Korea Selatan terus meningkat 1,9 miliar dolar AS tahun lalu," katanya.


"Dalam pertemuan tadi kami sepakat meningkatkan kerjasama masa depan, apa yang diraih akan dijaga dan pertahankan, masih ada usia yang akan kami atasi dan melangkah ke depan tingkatkan kerjasama indonesia dan Korea Selatan," kata Yudhoyono.

Sumber : ANTARA

Kamis, 24 Oktober 2013

Google jadi makelar iklan Facebook

Google dan Facebook baru saja menjalin kerjasama dalam hal pemasangan iklan di platform keduanya. Nantinya, Google juga akan turut menjual space iklan di Facebook pada para pengiklan setianya.

Seperti yang dilansir oleh Mashable (18/10), nantinya kemungkinan para pengiklan AdWords akan diberikan pilihan di mana iklan mereka ingin ditampilkan. Iklan tersebut bisa ditampilkan di layanan Google seperti mesin pencari hingga email atau ditampilkan dalam laman Facebook.

Slot iklan Facebook yang dijual Google sendiri akan disediakan dalam menu DoubleClick Bid Manager yang menggunakan sistem lelang real-time. Mereka yang memiliki tawaran bagus akan diberikan kesempatan Google untuk menampilkan iklannya dalam Facebook.

Memang, meskipun sebenarnya kedua raksasa teknologi ini berebut pendapatan dari para pengiklan, sebenarnya sudah sejak lama mereka bahu membahu untuk mencapai tujuan yang sama. Salah satunya, tentu dengan melakukan kerjasama ini.

"Kerjasama sudah menjadi kunci sukses Google saat kesempatan makin luas seperti sekarang ini. Jadi, kami dengan bangga mengumumkan cara baru bagi klien untuk ikut dalam FBX (program periklanan Facebook)," tulis Payam Shodjai, Senior Product Manager Google dalam sebuah rilis.

FBX sendiri merupakan program periklanan Facebook yang dibuat untuk para pengiklan. Program ini bisa menanamkan cookies dalam peramban internet pengguna sehingga sebuah iklan bisa muncul berkali-kali untuk pengguna yang sama.

Google dan Facebook.
Saingi Google, Microsoft buat kacamata mirip Google Glass

Tidak hanya bersaing dalam hal search engine atau software, Microsoft kabarnya juga akan saingi Google dalam hal wearable gadget yaitu kacamata mirip Google Glass.

Kabar yang beredar di internet menyebutkan bahwa Microsoft sedang mengujicobakan sebuah prototype kacamata yang terhubung langsung dengan internet.

Ketika dihubungi tim Cnet (22/10), pihak Microsoft masih belum memberikan penjelasan terkait rumor ini. Apabila rumor tersebut benar, maka Google masuk sebagai lakon baru dalam persaingan wearable gadget yang sekarang ini sedang dikembangkan oleh Google, Samsung, Apple dan beberapa vendor lainnya.

Untuk Google Glass sendiri, kemungkinan kacamata hi-tech ini akan segera dirilis oleh Google pada pertengahan tahun 2014 mendatang.

Sumber : Merdeka

Rabu, 23 Oktober 2013

6 Sektor bisnis di Indonesia yang dikuasai asing

Sistem perekonomian dunia kini semakin terbuka. Beberapa negara menerapkan kebijakan ramah terhadap investor asing. Hanya beberapa saja yang membatasi ruang gerak investor asing dalam pembangunan perekonomiannya.

Indonesia masuk daftar negara yang cukup ramah terhadap investor asing. Beberapa kebijakan pemerintah justru sengaja dilahirkan untuk menarik perhatian investor asing agar mereka mau masuk dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional.

Tengok saja kebijakan pemberian keringanan pajak yang disiapkan sebagai karpet merah bagi investor asing yang bersedia menanamkan modalnya di tanah air. Jadi jangan heran jika investor asing berbondong-bondong datang ke Indonesia dan meminta pembebasan pajak.

Masuknya investasi asing harus diakui memberikan kontribusi bagi gerak perekonomian nasional. Kekayaan alam yang sangat besar dimanfaatkan oleh perusahaan asing. Dengan pelbagai kemudahan dan daya tarik berupa kekayaan alam yang melimpah, asing mulai menguasai sendiri-sendi atau sektor-sektor bisnis yang strategis di Indonesia. Padahal, amanat UUD 1945 menyebutkan soal kemandirian dan ketahanan ekonomi.

Kondisi ini mengundang keprihatinan masyarakat. Tidak hanya pelaku ekonomi nasional, tapi juga politisi, akademisi, hingga pejabat. Merdeka.com mencoba merangkum beberapa sektor bisnis strategis tanah air yang dikuasai asing. Berikut paparannya.

Ilustrasi Migas

1. Elektronik
Beberapa waktu lalu rombongan pejabat bidang perekonomian melawat ke Korea Selatan untuk membahas penyelesaian perjanjian ekonomi komprehensif kedua negara (CEPA). Delegasi Indonesia yang diwakili Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan dan Menteri Perindustrian MS Hidayat sepakat membuka pasar dalam negeri untuk produk-produk dari Negeri Ginseng.

Produk-produk Korsel akan dibebaskan masuk ke dalam negeri. Dua sektor yang akan mendapat prioritas, asal ada komitmen berinvestasi, adalah otomotif dan elektronik. Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan, usulan draf CEPA Indonesia akan dirampungkan segera dan dibahas bersama pemerintah Korsel.

2. Telekomunikasi
Pembangunan infrastruktur dan penciptaan pasar di industri telekomunikasi membutuhkan investasi yang tidak sedikit, sedangkan pemodal lokal kurang bisa menanggungnya, maka wajar, berkat kekuatan modal yang dimiliki, kini hampir semua operator seluler, baik Telkomsel, Indosat, XL, Tri, dan Axis dikuasai oleh asing.

Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Nonot Harsono menilai dengan penguasaan asing yang besar, Telkomsel dan Telkom tak bisa lagi mengklaim sebagai paling merah putih.

Berdasarkan laporan keuangan operator, saat ini nilai kapitalisasi pasar Telkomsel mencapai USD24 miliar atau sekitar Rp 240 triliun. Artinya, dengan menguasai 35 persen saham Telkomsel, nilai kapitalisasi saham Singtel mencapai USD 8 miliar atau Rp 80 triliun.

Di luar Telkomsel, nilai investasi Axiata Berhad yang memiliki 66 persen saham XL Axiata juga cukup besar. Dengan kapitalisasi saham XL sekitar Rp 43 triliun, nilai saham Axiata di perusahaan ini mencapai sekitar Rp 28 triliun.

Sementara Indosat dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp 35 triliun sebesar 65 persen atau Rp 23 triliun dimiliki oleh Ooredoo, investor asal Qatar.?

Pemilik asing di tiga operator besar juga menguasai pelanggan telekomunikasi di Indonesia, yang mana bila digabungkan menguasai hampir 90 persen pangsa pasar.

3. Migas
Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) menyatakan, saat ini 74 persen wilayah kerja migas dioperatori kontraktor asing. Pasalnya kontrak migas tersebut telah terjadi sejak tahun 1970 sehingga tidak bisa diubah dengan adanya peraturan-peraturan yang baru.

Menurut Gde, saat ini memang kontraktor asing sangat berminat untuk investasi di Indonesia khususnya di bidang migas. Meski begitu, Gde berpendapat kontraktor asing masih dibutuhkan di dalam negeri. Pasalnya, risiko bisnis yang ditanggung juga sangat besar dan butuh pendanaan yang besar pula.

Ketua umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyesalkan banyak pengelolaan blok-blok migas dalam negeri yang dikuasai asing.

Padahal, Undang-Undang Dasar 1945 pasal 33 mengamanatkan sumber daya alam dikelola oleh pemerintah untuk kesejahteraan rakyat.

"Kita banyak blok-blok migas tetapi kenapa banyak pengelolaannya oleh asing," ujar Mega beberapa waktu lalu.

4. Asuransi
Merdeka.com - angsa pasar asuransi di Indonesia sangat menggiurkan. Sejumlah perusahaan asing yang bergerak di bidang asuransi berlomba-lomba untuk menjual produk yang dimilikinya.

DPR diharapkan segera membatasi modal asing yang masuk ke industri asuransi melalui UU Usaha Perasuransian yang saat ini tengah dibahas parlemen.

"Selaku pengusaha nasional, memang sudah seharusnya ada pembatasan modal asing. Jadi, jangan nantinya semua sektor dikuasai asing," ujar Direktur Utama MNC Insurance, Viktor Sandjaja paparan Kinerja 2012 MNC Insurance beberapa waktu lalu.

Kondisi ini juga membuat Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama angkat bicara. "Ini Jakarta potensi asuransinya sangat besar. Jangan dikuasai asing. Saya juga tidak nasionalis sempit. Buat apa asuransi dipegang asing?," ujar Ahok.

5. Perbankan
Tidak ada satu pun negara di dunia yang mengizinkan investor asing menjadi pemilik mutlak sebuah bank. Hanya Indonesia yang mengizinkan asing memiliki saham bank hingga 99 persen.

"Betapa liberalnya kita, dari seluruh dunia hanya di Republik ini asing bisa menjadi pemilik bank sebesar 99% kepemilikan sahamnya," ungkap Direktur Utama BNI Gatot Suwondo beberapa waktu lalu.

Wakil Presiden Boediono mengakui eksistensi bank nasional wajib didukung. Dia berkaca dari pengalaman dua negara Eropa, yaitu Islandia dan Siprus.

Perekonomian di negara-negara itu limbung akibat sektor perbankan sudah dikuasai bank asing. Dua negara itu mengalami krisis yang cukup parah seiring resesi zona Euro tiga tahun terakhir.

"Perbankan nasional harus berperan dominan. Pengalaman di Siprus, Islandia, yang sektor perbankan rasio modalnya 10 kali di atas PDB-nya, tapi semuanya dikendalikan bank asing, jadi ekonomi dalam negerinya kacau," kata Boediono saat membuka Indonesia Banking Expo di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (23/5)

6. Pasar modal
Harus diakui, saat ini pasar modal di Indonesia masih dikuasai investor asing. Ini membuat pasar yang menjual berbagai macam instrumen investasi tersebut rentan mengalami volatilitas.

Direktur Teknologi Informasi dan manajemen risiko Bursa efek Indonesia (BEI), Adikin Basirun, mengatakan keberadaan investor asing seperti dua sisi mata uang. Jika investor asing berbondong-bondong membeli saham di Indonesia, maka pasar modal Indonesia menguat.

Sebaliknya, jika investor asing menarik uangnya, maka pasar modal Indonesia akan runtuh. "Ini menunjukkan dominasi investor asing itu sendiri," katanya, di Jakarta, Rabu (23/10).

Untuk itu, Basirun menegaskan, institusi pasar modal Indonesia harus menjaring investor lokal sebanyak-banyaknya. Ini mengikuti apa yang terjadi dengan pasar modal di Korea Selatan yang sudah didominasi oleh investor lokal.

Sumber : Merdeka

Minggu, 20 Oktober 2013

Tahun depan, industri kreatif Bandung siap 'jajah' Malaysia

Bandung memiliki hajatan tahunan berupa pameran hasil industri kreatif. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mendukung gelaran Kickfest Indonesia yang merupakan pameran industri kreatif dari ibu kota Provinsi Jawa Barat ini, diselenggarakan di mancanegara. Semisal di negeri jiran Malaysia tahun depan.

"Kickfest sangat positif dan sudah waktunya menyasar pasar global. Pada dasarnya pemerintah mendukung rencana penyelenggaraan Kickfest di Malaysia dan Singapura," kata Ridwan Kamil di Bandung, Minggu (20/10).

KICKFEST 2013.
Dengan menggelar pameran di luar negeri, industri kreatif akan lebih dikenal luas. Otomatis, produk industri kreatif tidak hanya jago kandang dan hanya menggarap pasar dalam negeri, tapi juga luar negeri.

Dia melihat, peluang itu terbuka lebar mengingat keterhubungan Bandung dan Malaysia lebih mudah saat ini. Apalagi, banyak wisatawan asal Malaysia yang sengaja berkunjung ke Bandung untuk berburu produk industri kreatif.

Ridwan meyakini, terobosan dan inovasi untuk memasarkan produk kreatif di luar negeri sangat diperlukan dalam upaya meningkatkan daya saing sekaligus persiapan masyarakat ekonomi ASEAN 2015.

Di tempat yang sama, rencana ekspansi penyelenggaraan Kickfest di luar negeri juga diungkapkan Project Director Independen Network Indonesia Reza Pamungkas.

"Rencana untuk menggelar Kickfest di Malaysia sudah sejak lama, mudah-mudahan tahun depan bisa terealisasi. Dukungan terus mengalir dari berbagai pihak," kata Reza.

"Banyaknya dukungan, terutama dari Wali Kota Bandung membuat kami lebih optimis merealisasikan rencana itu, setahun ke depan kami akan mempersiapkannya," katanya.

Sumber : Merdeka

Sabtu, 19 Oktober 2013

Soal bulu mata palsu, Indonesia kalahkan China

Orang asing ternyata lebih menyukai bulu mata palsu buatan Indonesia ketimbang China. Soalnya, bulu mata palsu Indonesia dibuat dengan tidak menggunakan mesin, sehingga menyerupai aslinya.
"kalau di China sana menggunakan mesin, terlihat palsunya dan terlalu rapi makanya tidak banyak disukai," kata Pukar Rahmawati, perajin bulu mata palsu asal Purbalingga saat berbincang dengan merdeka.com di Trade Expo Indonesia (TEI) 2013, Jakarta, Sabtu (19/10).
Dia menuturkan, bulu mata palsu Indonesia banyak diminati oleh negara yang masyarakatnya gandrung akan fashion. Diantaranya, seperti Korea, Jepang, China, Malaysia dan Thailand. "Negara itu yang permintaannya terbesar."
Saking banyaknya permintaan, perajin dituntut untuk memproduksi 10 ribu pasang bulu mata palsu setiap harinya. Dampaknya, lapangan kerja menjadi bertambah.
"Kami sudah berjalan enam tahun, dulu pekerja hanya 15 orang sekarang 150 orang. Ini memang sangat menguntungkan bagi semua daerah sini. Di Purbalingga ada 8.000 perajin bulu mata," ungkapnya.
Terlepas dari itu, Pukar mengeluhkan kurangnya dukungan pemerintah dalam peningkatan kemampuan perajin bulu mata palsu dalam berbahasa asing. Padahal, kemampuan bahasa asing sangat mereka butuhkan seiring dengan semakin larisnya produk bulu mata palsu lokal di luar negeri.
"Kan kebanyakan orang asing yang beli, kami kesusahan bahasanya. Memang ada pelatihan, tapi ya kalau sudah pelatihan selesai tidak ada kelanjutannya," katanya.
Sumber : Merdeka

Harga saham Google melonjak, S&P 500 cetak rekor tertinggi


Laba Google yang kuat mengirim sahamnya meroket melampaui angka 1.000 dolar AS pada Jumat (Sabtu pagi WIB) sekaligus membawa S&P 500 ke tingkat tertinggi baru dan memberikan Nasdaq keuntungan 1,3 persen.

Indeks S&P 500 ditutup dengan kenaikan 11,35 poin (0,65 persen) ke rekor tertinggi baru 1.744,50, setelah sehari sebelumnya juga berakhir di tingkat tertinggi baru.

Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 28,00 poin (0,18 persen) pada 15.399,65 dan indeks komposit Nasdaq -- yang meliputi Google -- melompat 51,13 poin (1,32 persen) menjadi 3.914,28, tingkat tertinggi sejak September 2000.

Saham Google melonjak 13,8 persen menjadi 1.011,41 dolar AS setelah perusahaan pencarian dan iklan online dominan itu melaporkan kenaikan 36 persen dalam laba bersih kuartal ketiganya menjadi 2,97 miliar dolar AS, atau 8,75 dolar AS per saham. Pendapatannya juga melampaui perkiraan, melompat 12 persen tahun-ke-tahun.

Para analis mengatakan kinerja menunjukkan kemampuan Google untuk menghasilkan dari platform-platform mobile, khususnya sistem operasi Android miliknya.

"Kami mendekati tujuan kami yang indah, sederhana, dan menikmati intuitif terlepas dari perangkat Anda," kata kepala Google Larry Page kepada para analis.

Keberhasilan Google menarik sesama raksasa internet menguat dengan Facebook (naik 3,9 persen), Amazon (naik 5,8 persen), dan Yahoo (naik 2,1 persen) .

Pada komponen Dow, General Electric paling menonjol, naik 3,5 persen setelah mengalahkan perkiraan laba kuartal ketiga. 

Kelompok industri AS ini melaporkan penurunan laba sembilan persen, terutama disebabkan perampingan unit pembiayaan GE Capital. Tetapi laba operasinya datang di 36 sen per saham, satu sen lebih tinggi dari perkiraan para analis.

Namun kenaikan saham GE itu menahan Dow 30 dari kejatuhan oleh United Health (turun 3,7 persen) dan Home Depot (turun 1,4 persen), demikian dilaporkan AFP.

Sementara jaringan makanan Meksiko Chipotle naik 16,1 persen setelah tampil mengesankan investor dengan kenaikan pendapatan 18 persen untuk kuartal ketiga dan kenaikan 6,2 persen dalam penjualan toko yang sama.

Harga obligasi datar setelah dua hari menguat tajam. Imbal hasil pada obligasi pemerintah AS bertenor 10-tahun bertahan di 2,59 persen dari akhir Kamis, sementara pada obligasi 30-tahun berada di 3,66 persen.


Pendapatan Google capai 50 miliar dolar AS pada 2012

Google melaporkan bahwa keuntungan yang mereka peroleh pada 2012 meningkat dan pendapatan tahunannya mencapai 50 miliar dolar AS.

"Kami mengakhiri 2012 dengan sebuah kuartal yang kuat," kata pendiri dan kepala eksekutif Google Larry Page. 

"Kami mencapai pendapatan 50 miliar dolar AS untuk pertama kalinya tahun lalu, bukan prestasi yang buruk hanya dalam satu setengah dekade," ujarnya.

Seperti yang dikutip dari AFP, laba kuartal keempat Google naik 6,7 persen dari setahun sebelumnya yakni 2,89 miliar dolar AS, dan untuk setahun penuh laba Google tumbuh 10 persen menjadi 10,74 miliar dolar AS.

Pendapatan Google pada kuartal yang berakhir 31 Desember naik 36 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 14,4 miliar dolar AS. Untuk tahun tersebut, pendapatannya tumbuh menjadi 50,2 miliar dolar AS.

Saham Google melonjak lebih dari lima persen menjadi 738,20 dolar AS dalam perdagangan "after market" yang diikuti rilis angka laba, yang melampaui estimasi Wall Street.

Google mendominasi pasar iklan digital AS, yang tumbuh 14,9 persen menjadi 10,58 miliar dolar AS dalam tiga bulan terakhir tahun lalu, menurut eMarketer.

Pengamat pasar itu memperkirakan Google mengambil lebih dari 41 persen dari pendapatan iklan digital di Amerika Serikat dan "menguasai pangsa lebih besar dari perusahaan lainnya".


Sumber : Antaranews

Apindo keberatan dengan kenaikan 50 persen UMK


Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengaku keberatan dengan permintaan buruh yang menginginkan kenaikan upah minimum kabupaten sebesar 50 persen mulai 2014.

"Kami tidak ingin upah pekerja turun, dan juga tidak mungkin memenuhi kenaikan upah 50 persen. Bisa jungkir balik perusahaan kami," ujar Sekretaris Apindo Kabupaten Bekasi, Agus Setiawan, di Cikarang, Sabtu.

Hal itu diungkapkanya menyikapi tuntutan dari sejumlah pendemo yang mengatasnamakan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia yang menuntut kenaikan UMK 50 persen dari yang berlaku tahun ini sebagai kompensasi atas meningkatnya kebutuhan hidup pada 17 Oktober 2013 lalu.

Menurut dia penentuan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) oleh Dewan Pengupahan Kabupaten Bekasi sebagai acuan kenaikan UMK masih terganjal sejumlah persoalan, di antaranya belum disepakatinya lima dari 60 item KHL.

Kelima item KHL tersebut adalah penentuan sewa kamar, tarif listrik, transportasi, rekreasi, dan kebutuhan air.

"PT PLN sebagai penentu kenaikan tarif listrik yang mempengaruhi besarnya pengeluaran baik bagi perusahaan maupun masyarakat," katanya.

Kelima item ini belum mencapai kata sepakat, kata dia, dikarenakan masih ada beda persepsi antara pengusaha dan kaum buruh.

"Secepatnya, akan kita selesaikan sebelum penetapan upah minimum yang akan ditandatangi Gubernur Jawa Barat sekitar 20 Desember mendatang," katanya.

Buruh ajukan empat tuntutan

Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI), saat melakukan unjuk rasa di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Jakarta, Kamis, mengajukan empat tuntutan terkait permasalahan ketenagakerjaan Indonesia.

"Ada empat poin yaitu menuntut dicabutnya INPRES No.9/2013, penghapusan outsourcing, tolak kenaikan upah secara sepihak, revisi Kepmennakertrans RI No.13/2012," kata Sekjen KSPI, Subianto.

Demo yang diikuti ribuan buruh perwakilan KSPI DKI Jakarta, Banten dan Jabar dimulai sejak pukul 11.00 WIB yang dimulai dari bundaran Hotel Indonesia, dilanjutkan ke Istana Negara, dan terakhir di Kemenakertrans.

KSPI berharap Presiden dan Mennakertrans segera merespon aspirasi kaum buruh/pekerja Indonesia.

Sumber : Antaranews

Menurunkan berat badan tanpa diet atau olahraga? Inilah caranya!


Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menargetkan transaksi mencapai Rp22 miliar pada ajang Tourism Indonesia Mart and Expo (TIME) 2013 yang digelar di Hotel Grand Inna Muara Padang, 19-21 Oktober.

"Untuk pergelaran TIME atau pasar wisata Indonesia 2013 ini, kita menargetkan transaksi penjualan mencapai Rp22 miliar," kata Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Indonesia, Sapta Nirwandar, di Padang, Sabtu.

Dijelaskannya, target yang dicanangkan tersebut berdasarkan banyak pihak pembeli yang diundang dari 27 negara serta penawaran produk paket wisata dari Tanah Air yang beraneka ragam.

Ia mengatakan, banyak pihak pembeli yang ikut berpartisipasi pada ajang tersebut, memperbesar peluang terjadinya peningkatan transaksi dibandingkan pada ajang sama di Lampung pada 2012.

"Pada TIME di Lampung, transaksi mencapai 17 miliar dan hanya mendatangkan pihak pembeli sebanyak 60 perusahaan, di tahun ini banyak negara yang ikut berpartisipasi dan kemungkinan peningkatan transaksi terus meningkat," katanya.

Ia menambahkan, selain itu Sumbar sebagai kota peyelenggara juga menjadi poin penting dalam peningkatan transaksi TIME, selain kembali berkembangnya daerah itu dalam segi wisata, Sumbar juga sudah terkenal dengan event balap sepedanya, yakni Tour de Singkarak.

"Event balap sepeda internasional Tour de Singkarak menjadikan daerah ini dikenal banyak negara, dan itu menjadi poin penting dalam promosi wisata daerah," katanya.

Sapta mengatakan, 81 penjual paket wisata yang ikut dalam TIME 2013 juga menjadi kombinasi yang baik dalam penawaran berbagai produk paket wisata tanah air.

Selain itu pada TIME ini juga dilibatkan jurnalis wisata internasional yang nantinya seluruh karya tulisnya tentang Sumbar bisa menjadi sarana promosi wisata Indonesia.

Ia mengimbau, seluruh pihak penjual paket wisata, menawarkan produknya dengan sebaik mungkin, sehingga peningkatan transaksi di TIME bisa meningkat setiap tahunnya.


Sumber : Antaranews

Indonesia ekspor tensimeter dan Stetoskop ke Jerman

Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (Aspaki) Raras Sahta mengatakan alat kesehatan buatan Indonesia banyak diminati oleh pembeli luar negeri.
"Alat kesehatan yang pertama kali diekspor yaitu tensimeter dan stetoskop ke Jerman," ujarnya saat konferensi pers Trade Expo Indonesia (TEI) 2013, di JiExpo, Kemayoran Jakarta, Sabtu (19/10).
Selain itu, tempat tidur rumah sakit atau hospital bed Indonesia banyak dipesan oleh Vietnam, negara di Timur Tengah, dan Papua Nugini. Negara kedua terakhir juga memesan inkubator bayi dan seragam rumah sakit.
"Jepang juga kan memesan untuk tahun depan baju-baju seragam rumah sakit mereka," jelas dia.
Dia menjelaskan, pengusaha yang tergabung dalam Aspaki memproduksi alat-alat kesehatan untuk level menengah. Dengan kata lain, mereka memproduksi alat kesehatan yang kebanyakan tidak lagi diproduksi oleh negara tujuan ekspor.
"Indonesia hanya buat yang middle saja seperti hospital bed dan baby incubator. Kami pun hanya masuk ke negara yang butuh itu misalnya Afrika Selatan. Kami tidak masuk ke level menengah atas," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana TEI 2013 Gusmardi Bustomi optismistis penjualan alat kesehatan produksi Indonesia akan meningkat. Disamping itu, Indonesia juga masih memiliki bahan baku untuk memproduksi alat kesehatan yang berkualitas.
"Ternyata kualitas kita cukup baik dan banyak diminati di Timur Tengah dan negara lainnya," ujar dia.
"Kalau Jepang sudah berminat maka itu artinya kualitas produksi alat kesehatan kita cukup bagus karena Jepang sangat perhatian dengan kualitas."
Sumber : Merdeka

Jumat, 18 Oktober 2013

Pelaku usaha belum sadar terapkan SNI di produk dan jasa

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian terus mendorong pengusaha menerapkan standar mutu SNI di produk barang maupun jasa mereka. Penerapan pilar standarisasi ini ditopang oleh kekuatan dua elemen yaitu pengembangan dan penerapan.

Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan, dari sekitar 7.700 sertifikasi SNI yang telah dikeluarkan, belum semua diterapkan atau dimanfaatkan oleh para pemangku kepentingan.

"Bahkan fakta yang ada sertifikasi SNI produk sebagai elemen utama penerapan SNI masih didominasi oleh SNI yang diberlakukan secara wajib oleh Kementerian Non Teknis," ucap Hidayat dalam pidatonya di SNI Award, JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (18/10).

Ini membuktikan penerapan SNI oleh pelaku usaha masih cenderung didorong oleh pemberlakuan regulasi teknis, bukan kesadaran mereka untuk secara sukarela menerapkan SNI.
 
"Untuk meningkatkan ini, kita melakukan berbagai program dan kegiatan mendorong peningkatan SNI, baik oleh dunia usaha bergerak di bidang barang maupun jasa. Salah satunya bentuk kegiatan penyediaan insentif terutama peningkatan kompetensi SDM," katanya.

Untuk meningkatkan kesadaran standar mutu, pemerintah melalui Badan Standarisasi Nasional juga memberikan stimulasi kepada dunia usaha melalui pemberian penghargaan bagi perusahaan atau organisasi yang mempunyai komitmen konsisten menerapkan SNI.

"Saya harap SNI Award menjadi pemicu perusahaan atau organisasi yang lainnya untuk mengikuti jejak pionir penerima SNI Award," tutupnya.

SNI.
Standar mutu Indonesia diklaim sejajar Malaysia
Badan Standarisasi Indonesia (BSN) terus mendorong perusahaan-perusahaan nasional untuk meningkatkan standar mutunya. Tidak hanya standar mutu produk barang, standar jasa pelayanan juga terus dikejar agar terus ditingkatkan.

Kepala BSN Bambang Prasetya mengklaim, saat ini standar mutu Indonesia sudah sejajar dengan Malaysia, Thailand dan Filipina. Namun, Indonesia masih ketinggalan dari Australia.

"Penerapan (standar mutu) kita melihat selaras dengan Thailand, Singapura kita sudah standar ISO, kita agak imbang dengan negara tersebut. Tapi masalah standar mutu jasa kita masih di bawah Singapura," ucap Bambang di JCC, Jakarta, Jumat (18/10).

Bambang meminta perusahaan di Indonesia tidak berhenti mengembangkan standar mutu. Walaupun saat ini posisi standar mutu Indonesia cukup baik di tingkat ASEAN, tapi masih harus terus ditingkatkan.

"Barang kita harus tingkatkan lagi. Tapi sekarang sudah bagus mulai dari ban, kaca pengaman kita relatif tinggi standar mutunya. Mie instan juga standar mutu kita diakui internasional," katanya.

Malam ini, BSN akan menganugerahi beberapa perusahaan yang nyata meningkatkan standar mutu mereka. BSN menyeleksi 180 perusahaan dari 15 provinsi yang dibagi dalam 10 kategori.

"Antusias perusahaan ikut luar biasa. Mereka peduli terhadap standar mutu. Secara umum standar mutu sudah bagus, khususnya perusahaan menengah dan kelas besar," tutupnya.

Sumber : Merdeka.com

Selasa, 15 Oktober 2013

Calon gubernur bank sentral AS bawa angin segar ekonomi dunia

Bank Sentral Amerika.
Bank Indonesia berharap sosok Janet Yellen yang disebut-sebut bakal menjadi calon tunggal Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) menggantikan Ben Bernanke, dapat membawa angin segar bagi kondisi perekonomian dunia yang saat ini tengah dilanda badai.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengatakan, kabar pencalonan Janet Yellen sebagai pimpinan The Fed, sudah membawa kondisi perekonomian Amerika Serikat relatif lebih stabil ketimbang sebelumnya.

"Sekarang ini situasi terkendali. Kita lihat sejak Janet Yellen ditunjuk akan jadi Gubernur Bank Sentral Amerika, itu akan membuat sesuatu (kondisi AS) hampir kepastian lah," tutur Mirza di Gedung Bank Indonesia, Selasa (15/10).

Sepengetahuannya, sosok Yellen dicap positif oleh masyarakat Amerika. Khususnya pelaku pasar. Hal ini yang menjadikan kondisi AS relatif lebih stabil kendati pembicaraan mengenai anggaran AS masih belum menemukan kesepakatan.

"Bahwa Janet Yellen akan lebih hati- hati untuk mengurangi stimulus, karena sebenarnya dia yang sangat support kepada stimulus bank sentral Amerika. Karena itu sudah ada ketenangan di pasar," kata Mirza.

Jumat, 11 Oktober 2013

Indonesia-China berpeluang kerjasama 32 miliar dolar AS

Indonesia dan China berpeluang untuk melakukan kerja sama dalam skema pembangunan kawasan industri terpadu dengan total nilai mencapai 32 miliar dolar AS.

Menteri Perindustrian MS Hidayat usai mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan pembicaraan bilateral dengan Presiden China Xi Jinping, Rabu malam, mengatakan, kerja sama tersebut antara lain membangun infrastruktur, smelter batu bara dan juga transportasi di kawasan-kawasan Sulawesi dan Kalimantan.

"Ada sembilan perusahaan smelter yang akan teken, dari 22 perusahaan (yang akan tandatangan perjanjian kerja sama-red). Nilainya 32 miliar dolar AS. Jadi yang dibangun infrastruktur, smelter, railway, transportasi. Baru bara di Kalteng dan Papua," katanya.

Ia menambahkan,"Ada satu perusahaan dengan teknologi baru yakni gasifikasi batu bara. Tapi dia baru mau ditarik ke sini. Termasuk nikel, bauksit. Mereka besok itu menandatangani joint venture agreement, seluruh yang 22 itu. Ini mineral, infrastruktur, tranportasi, itu sudah diseleksi dari pihak Indonesia melalui kantor Menko, Menperin dan diseleksi sendiri oleh pihak Chinanya sendiri. Jadi yang diteken itu sudah confirm."

Menperin mengatakan, investasi smelter untuk masing-masing perusahaan berkisar antara Rp1 miliar hingga Rp1,5 miliar dolar AS.

"Ada sembilan perusahaan, smelter itu investasinya per satu buah RP1 miliar -- Rp1,5 miliar. Jumlah ada sembilan," katanya.

Indonesia dan China dalam kesempatan kunjungan Presiden Xi Jinping ke Indonesia menandatangani enam nota kesepahaman antar negara untuk kerja sama di berbagai bidang antara lain perdagangan, pariwisata, pengembangan teknologi angkasa dan juga kerjasama di bidang meteorologi dan geofisika.

Kamis, 10 Oktober 2013

CIMB Niaga targetkan pertumbuhan kredit 17 persen tahun depan

Bank CIMB Niaga.
PT Bank CIMB Niaga Tbk mematok target pertumbuhan kredit berada di kisaran 15 persen hingga 17 persen pada 2014.

Presiden Direktur CIMB Niaga Arwin Rasyid mengatakan, perseroan optimis pertumbuhan ekonomi tahun depan akan lebih baik dibanding 2013. Oleh sebab itu, perseroan mematok target pertumbuhan kredit lebih tinggi dibanding tahun ini.

"Tahun depan pertumbuhan PDB bisa dikisaran 6 persen atau revisi ke bawah angka itu. Bahkan akhir tahun 2013 diprediksi PDB kita hanya akan tumbuh 5,5 persen. Nah, biasanya ada korelasi erat antara pertumbuhan PDB dengan pertumbuhan kredit," kata Arwin di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (10/10).

Menurut Arwin, secara keseluruhan kredit di sektor perbankan bisa mencapai angka 20 persen tahun depan. Sedangkan tahun ini kredit di sektor perbankan akan bertumbuh di bawah angka 20 persen. Hal ini masih berkaitan erat dengan kondisi perekonomian yang sedang melambat.

Perseroan sendiri telah merevisi target kredit untuk tahun ini dari 15 persen menjadi 10 persen. "Kalau di tahun-tahun sebelumnya pertumbuhan kredit itu selalu dikisaran 22 sampai 26 persen, tahun ini bisa di bawah 20 persen. Biasanya CIMB Niaga selalu akan ada di bawah itu," tutup Arwin.

Rabu, 09 Oktober 2013

Pemerintah tegaskan penjualan timah batangan melalui BKDI

Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menegaskan PT Timah Tbk menerima penjualan timah batangan melalui Bursa Komoditas dan Derivatif Indonesia (BKDI) sesuai Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 32 Tahun 2013.

"PT Timah tidak akan membeli timah batangan dari smelter, karena transaksi harus dilakukan di bursa (BKDI)," kata Menteri BUMN Dahlan Iskan di Jakarta Rabu.

Dahlan menanggapi surat edaran yang diterbitkan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) yang ditujukan untuk para eksportir terdaftar timah.

Surat edaran Bappebti itu terbit pada 13 September 2013 bertujuan meningkatkan sejumlah fasilitas kepada perusahaan yang belum menjadi anggota BKDI.

Salah satu fasilitasnya bekerja sama dengan PT Timah Tbk, untuk membeli timah batangan dari smelter yang gagal mengekspor timah karena kualifikasinya tidak sesuai dengan standar BKDI.

Namun Dahlan mengungkapkan timah yang diperdagangkan harus diperiksa Surveyor Indonesia, guna mengantisipasi produk timah batangan dari hasil pencurian.

Direktur Utama PT Timah Tbk, Sukrisno menuturkan pola kerja sama antara smelter dengan PT Timah masih menunggu payung hukum dari Gubernur Bangka Belitung.

Sukrisno menyatakan konsep kerja sama dengan smelter bersifat saling menguntungkan dengan catatan dapat menunjukkan asal-usul dari timah batangan yang diperjualbelikan.

Sukrisno menegaskan smelter yang menawarkan timah batangan harus dilengkapi sertifikat dari Surveyor Indonesia atau Sucofindo.

Selasa, 08 Oktober 2013

Tahun ini, penjualan emas Antam mencapai 7,6 ton

Emas Antam.
Sepanjang tahun ini, PT Aneka Tambang (Antam) mampu menjual emas sebanyak 7,6 ton. Ini melebihi target penjualan hingga akhir tahun yang ditetapkan sebanyak 6,5 juta ton.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Unit Bisnis Logam Mulia Antam Dody Matingsa, di Jakarta, Rabu (9/10).

Menurut Dody, saking tingginya penjualan emas Antam, membuat pihaknya harus mengubah target penjualan hingga tiga kali. Di awal tahun, pihaknya menargetkan penjualan sebesar 5 ton, kemudian dinaikkan lagi menjadi 6 ton dan 6,5 ton. "Ini sudah dari hasil evaluasi," katanya.

Dody mengatakan, penjualan emas masih akan meningkat seiring dengan animo masyarakat untuk berinvestasi emas yang terus meninggi. Diakuinya, Antam masih mampu memenuh peningkatan permintaan tersebut.

"Kapasitas pabrik masih bisa kita tingkatkan lagi, dari animo masyarakat untuk pembelian emas," katanya.

Cegah pemalsuan, Antam keluarkan emas dengan kode pengaman

Emas Antam.
PT Aneka Tambang (Antam) melalui Unit Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia mengeluarkan produk emas batangan kemasan baru. Langkah ini dilakukan untuk mencegah upaya pemalsuan produk emas logam mulia sekaligus memberi jaminan keamanan bagi konsumen.
 
"Kemasan baru small bar, dilengkapi security code yang tertanam di dalamnya serta terdapat segel pengaman di seluruh bagian kemasan," ujar General Manager Business Unit Head of Logam Mulia Dody Martimbang saat meresmikan Butik Eman LM di Gedung Pusat ANTAM, Jakarta, Rabu (9/10).
Dody menjelaskan, emas kemasan baru ini memiliki perbedaan dengan kemasan yang lama. Semisal menyatunya emas batangan dengan sertifikat yang disertai barcode untuk mendeteksi keaslian.
 
Kemasan disertai segel garansi untuk menjamin keaslian produk baik emas maupun sertifikatnya. "Sekarang bersatu antara emas dan sertifikatnya. Kedua, dengan security code, tintanya security, kertasnya juga security paper sehingga semuanya utuh, security hologramnya kita terima nggak perlu tes analisa," kata dia.
 
Selanjutnya, kata Dody, segel yang tertera dalam kemasan juga untuk menjamin harga jual. "Kalau dibuka segelnya garansi hilang, sel hologram pecah atau terkelupas, tidak berlaku lagi garansinya, karena kita tes analisa lagi," kata dia.
 
Kemasan baru ini hanya dibuat untuk emas dengan berat 50 gram dan 100 gram. "Ini karena emas dengan dua berat tersebut merupakan produk favorit yang banyak diminati konsumen," terang dia.
Lebih lanjut, Dody menjelaskan, pihaknya berencana akan membuat kemasan yang sama untuk emas dengan berat 10 gram dan 25 gram. "Yang paling cepat kita buat ya dua ukuran itu," tutupnya.


Sumber

Kamis, 01 Agustus 2013

Disentil AP II soal pesawat baru, Dahlan bela Garuda Indonesia

Perbedaan pandangan antara Garuda Indonesia dengan Angkasa Pura II mengenai landasan Bandara Soekarno-Hatta yang tak mendukung operasional pesawat Garuda jenis Boeing B777-330ER, terdengar hingga ke telinga Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Dahlan langsung merespon dengan menghubungi Direktur Utama Angkasa Pura II Tri Sunoko. Saat berbuka puasa bersama wartawan, Dahlan menelepon Tri lantaran penasaran. Sebab, pesawat tipe 747 yang nyatanya lebih besar dari 777-330ER bisa mendarat. Sedangkan pesawat Garuda tidak bisa maksimal di landasan Bandara Soekarno Hatta.

"Kenapa selama 747 yang lebih besar selama ini bisa mendarat, lebih besar saja bisa mendarat 747. Nanti saya cek," ucap Dahlan.

Dahlan mengaku sudah mengetahui informasi ini. Dahlan pun membela direksi Garuda Indonesia. Menurutnya, direksi Garuda sudah pasti tahu kondisi landasan sebelum membeli pesawat.
"Ini kan tahunya setelah beli, kalau saya Dirut Garuda akal sehat saya Bandara Soekarno Hatta memenuhi syarat, 747 saja bisa," tutupnya.

Sebelumnya, bos Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengeluhkan landasan bandara Soekarno Hatta yang tidak mendukung operasional pesawat Garuda terbaru jenis 737-330ER. Garuda terpaksa menunda layanan penerbangan ke London.

Pernyataan ini langsung ditanggapi bos Angkasa Pura II Tri Sunoko yang mengatakan bahwa Garuda tidak melihat kondisi bandara saat membeli pesawat.