![]() |
| Jokowi dampingi Mega apel. ©2013 Merdeka.com/m. luthfi rahman |
Popularitas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) semakin hari kian
meningkat. Sejumlah lembaga survey pun menyebut bahwa Jokowi berada di
urutan paling atas dalam tingkat popularitas ketimbang tokoh lainnya.
Desakan dan dukungan dari sekelompok elemen masyarakat untuk mencalonkan Jokowi menjadi calon presiden pada Pemilu 2014 kian merebak ke seluruh penjuru tanah air. Namun pencapresan Jokowi dinilai sulit apabila sang fenomenal itu tidak mendapat restu dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Dengan melihat dukungan dan desakan serta hasil survei lembaga survei nasional terhadap Jokowi. Akankan Megawati memberikan restu kepada Jokowi untuk nyapres di 2014?
PDI Perjuangan mengaku tidak tertarik untuk membicarakan soal pemilu presiden. Partai berlambang banteng merah itu berencana, baru akan membahas soal calon presiden yang akan diusungnya setelah mengetahui hasil pemilu legislatif yang akan sangat berpengaruh terhadap peta kekuatan partai di parlemen.
Politikus PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari mengatakan, pambahasan capres 2014 akan dibahas oleh partainya dalam forum partai setingkat nasional. Hal ini, akan dilakukan setelah pemilu legislatif.
"PDIP konsisten membahas pencapresan pada saatnya yaitu di forum partai berlevel nasional," jelas Eva kepada merdeka.com, Jumat (14/6).
Dia menjelaskan, mekanisme yang akan diambil dalam memilih siapa calon presiden yang akan diusung oleh partai yakni melalui dua tahapan. Yaitu, sesuai dengan hasil kongres, kata dia, capres diserahkan kepada Megawati, kedua melalui forum nasional tersebut.
"Siapa yang mau dicapreskan diserahkan 2 mekanisme yaitu ketum atau forum tersebut," tegas dia.
Sementara itu, Eva melanjutkan, PDI Perjuangan fokus di pemenangan pileg, karena hasilnya merupakan investasi pilpres. "Walau kita tidak menafikkan ada kemungkinan faktor pilpres dapat mendongkrak pileg, kita akan terus mengikuti gelagat pasar," tutur dia.
Menurut Anggota Komisi III DPR ini, peluang Jokowi untuk nyapres di 2014 sangatlah terbuka lebar. Namun, dalam tahapan eksekusi, belum saatnya dibicarakan sekarang.
"Peluang Jokowi ada dan terbuka, tapi eksekusi tunggu waktunya, ini partai bukan bursa saham," imbuhnya.
Dia menyatakan, bahwa yang bisa memberikan kepastian apakah Jokowi akan di calonkan sebagai presiden dengan mendapatkan restu oleh Megawati hanyalah Tuhan yang tahu.
"Yang bisa kasih kepastian hanya Tuhan dan bu Mega sendiri," tandasnya.
Desakan dan dukungan dari sekelompok elemen masyarakat untuk mencalonkan Jokowi menjadi calon presiden pada Pemilu 2014 kian merebak ke seluruh penjuru tanah air. Namun pencapresan Jokowi dinilai sulit apabila sang fenomenal itu tidak mendapat restu dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Dengan melihat dukungan dan desakan serta hasil survei lembaga survei nasional terhadap Jokowi. Akankan Megawati memberikan restu kepada Jokowi untuk nyapres di 2014?
PDI Perjuangan mengaku tidak tertarik untuk membicarakan soal pemilu presiden. Partai berlambang banteng merah itu berencana, baru akan membahas soal calon presiden yang akan diusungnya setelah mengetahui hasil pemilu legislatif yang akan sangat berpengaruh terhadap peta kekuatan partai di parlemen.
Politikus PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari mengatakan, pambahasan capres 2014 akan dibahas oleh partainya dalam forum partai setingkat nasional. Hal ini, akan dilakukan setelah pemilu legislatif.
"PDIP konsisten membahas pencapresan pada saatnya yaitu di forum partai berlevel nasional," jelas Eva kepada merdeka.com, Jumat (14/6).
Dia menjelaskan, mekanisme yang akan diambil dalam memilih siapa calon presiden yang akan diusung oleh partai yakni melalui dua tahapan. Yaitu, sesuai dengan hasil kongres, kata dia, capres diserahkan kepada Megawati, kedua melalui forum nasional tersebut.
"Siapa yang mau dicapreskan diserahkan 2 mekanisme yaitu ketum atau forum tersebut," tegas dia.
Sementara itu, Eva melanjutkan, PDI Perjuangan fokus di pemenangan pileg, karena hasilnya merupakan investasi pilpres. "Walau kita tidak menafikkan ada kemungkinan faktor pilpres dapat mendongkrak pileg, kita akan terus mengikuti gelagat pasar," tutur dia.
Menurut Anggota Komisi III DPR ini, peluang Jokowi untuk nyapres di 2014 sangatlah terbuka lebar. Namun, dalam tahapan eksekusi, belum saatnya dibicarakan sekarang.
"Peluang Jokowi ada dan terbuka, tapi eksekusi tunggu waktunya, ini partai bukan bursa saham," imbuhnya.
Dia menyatakan, bahwa yang bisa memberikan kepastian apakah Jokowi akan di calonkan sebagai presiden dengan mendapatkan restu oleh Megawati hanyalah Tuhan yang tahu.
"Yang bisa kasih kepastian hanya Tuhan dan bu Mega sendiri," tandasnya.
Sumber :
http://www.merdeka.com/politik/akankah-mega-beri-restu-jokowi-nyapres.html

1. Silahkan masukkan komentar
2. Berkomentar dengan kata-kata yang santun
3. Jangan menggunakan kata-kata kotor
4. Jika anda tidak suka dengan yang kami sajikan, lebih baik jangan di baca
5. Tinggalkan link web/blog anda agar admin bisa visit back
6. Jadilah pengunjung yang baik
7. Kami hanya memberikan informasi dari sumber-sumber yang bisa admin percaya.
8. Maaf jika ada salah satu artikel tidak ada sumbernya.
EmoticonEmoticon