![]() |
Sekretaris DPRD DKI Mangara Pardede. | Fabian Januarius Kuwado
|
Sekertaris DPRD DKI Mangara Pardede membantah menghambur-hamburkan
anggaran pada rapat paripurna HUT DKI ke 486. Menurutnya, anggaran
sebesar Rp 1.331.095.000 tidak dihabiskan seluruhnya. Sementara,
soal dana Rp 87.100.000 untuk penyusunan naskah pidato pimpinan DPRD DKI di acara HUT DKI, Mangara menyebut ada kesalahan penulisan anggaran.
"Anggaran
Rp 1,3 sekian miliar benar. Termasuk penyusunan naskah pidato Rp 87
sekian juta. Itu salah. Yang benar penyusunan naskah pidato pimpinan
DPDR satu tahun anggaran, jadi mulai bulan Januari sampai Desember,"
ujar Mangara saat ditemui di kantornya beberapa waktu lalu.
Mangara
mengungkapkan, anggaran penyusunan naskah itu pun tidak terpakai
seluruhnya. Hingga perayaan HUT DKI 22 Juni 2012 mendatang, anggaran
yang terserap diprediksi sebesar Rp 40.540.000. Menurutnya, dengan
intensitas rapat yang padat, anggaran itu dianggap relevan.
"Kemarin
ini kan ada anggota dewan dari Los Angles datang, pimpinan kasih
sambutan. Selain itu rapat-rapat paripurna pun sering, jadi dana itu
masih kecillah, masih wajar," ujar Mangara.
Untuk pos anggaran
lainnya, yaitu pelaksanaan rapat paripurna istimewa HUT DKI ke
486, DPRD DKI menganggarkan dana sebesar Rp 782.295.000. Mangara
membenarkan angka tersebut. Namun, ia menampik dana tersebut akan
digunakan seluruhnya.
Menurutnya, di pos dana ini, pihaknya telah
berhemat dengan memotong sejumlah anggaran yang tak efektif dan efisien.
Mangara memberikan contoh, pada pelaksanaan rapat paripurna istimewa
HUT DKI tahun 2012 lalu, DPRD mengundang artis papan atas Rossa dan
Afgan dengan anggaran Rp 140.000.000.
Di tahun 2013 ini, DPRD DKI
tak menganggarkan itu. Mereka hanya mengundang paduan suara dari
Universitas Indonesia (UI) dengan harga yang jauh lebih rendah dari
anggaran sebelumnya.
"Sehingga dari pos anggaran Rp 782.295.000 hanya kita pakai Rp 245.400.000. Masih ada sisa Rp 536.895.000," jelas Mangara.
Demikian
juga pada pos anggaran pendukung rapat paripurna istimewa HUT DKI
ke 486 yang dianggarkan sebesar Rp 461.700.000. Menurut Mangara,
pihaknya sebisa mungkin menekan budget dengan membuang anggaran yang tidak efisien. Salah satunya di anggaran sebesar Rp 28.000.000 untuk makan anggota DPRD.
"Menjelang
rapat paripurna kan kita rapat-rapat pimpinan dan rapat kecil.
Dianggarkan untuk makan Rp 22,8 juta. Tapi kita usaha, rapat jangan di
jam makan sehingga sampai sekarang dana itu belum terpakai," ujarnya.
Sehingga,
anggaran pendukung rapat paripurna HUT DKI Rp 461.700.000, terpakai Rp
320.610.000 dan sisa Rp 141.690.000. Berdasarkan klarifikasi tiga
pos tersebut, dari total anggaran Rp 1.331.095.000 untuk rapat paripurna
HUT DKI ke 486, DPRD DKI Jakarta hanya akan menggunakan Rp 605.950.000
sehingga ada dana tersisa Rp 725.145.000. Dana yang tersisa itu, kata
Mangara, masuk ke kas negara.
Sumber :
http://megapolitan.kompas.com/read/2013/06/06/0838428/DPRD.DKI.Dana.Rp.87.Juta.untuk.Naskah.Pidato.Salah.Ketik

1. Silahkan masukkan komentar
2. Berkomentar dengan kata-kata yang santun
3. Jangan menggunakan kata-kata kotor
4. Jika anda tidak suka dengan yang kami sajikan, lebih baik jangan di baca
5. Tinggalkan link web/blog anda agar admin bisa visit back
6. Jadilah pengunjung yang baik
7. Kami hanya memberikan informasi dari sumber-sumber yang bisa admin percaya.
8. Maaf jika ada salah satu artikel tidak ada sumbernya.
EmoticonEmoticon